Pemerintah Kabupaten Nganjuk bersama 16 penyedia layanan internet (Internet Service Provider/ISP) terus menggencarkan gerakan gotong royong penataan jaringan telekomunikasi. Memasuki pekan ketiga pelaksanaannya, sebanyak 12 tiang telekomunikasi yang tidak memenuhi standar berhasil dicabut pada kegiatan yang dilaksanakan Kamis (2/7/2026).
Kegiatan yang digagas Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Nganjuk ini dipimpin langsung oleh Kepala Diskominfo Nganjuk, Subani, serta mendapat pengawalan dari Kepala Satpol PP Kabupaten Nganjuk, Nafhan Tohawi.
Subani menjelaskan, penataan pada hari itu difokuskan pada jaringan fiber optik (FO) di sejumlah ruas jalan utama, di antaranya Jalan Yos Sudarso, Jalan Imam Bonjol, Jalan Trunojoyo, dan Jalan Veteran.
"Pagi hari ini kita kembali melakukan penataan jaringan internet atau fiber optik. Ini sudah memasuki minggu ketiga pelaksanaan. Ada enam titik yang menjadi sasaran, di antaranya Jalan Imam Bonjol, Yos Sudarso, Trunojoyo, dan Veteran," ujar Subani.
Selain merapikan kabel, tim juga melakukan pencabutan tiang telekomunikasi yang dinilai tidak sesuai standar. Salah satu titik pencabutan berada di pertigaan Jalan Diponegoro, tepatnya di depan Mie Gacoan. Proses tersebut menggunakan alat berat berupa crane milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nganjuk.
"Pencabutan tiang ini merupakan hasil kesepakatan bersama. Harapannya kawasan ini menjadi lebih bersih, indah, dan tertata rapi. Itu tujuan utama kita," tegasnya.
Subani menambahkan, kegiatan penataan jaringan telekomunikasi akan terus dilaksanakan secara rutin setiap pekan. Evaluasi dilakukan setiap Senin atau Selasa, sedangkan pelaksanaan di lapangan dijadwalkan setiap hari Kamis bersama seluruh ISP yang beroperasi di Kabupaten Nganjuk.
"Semangatnya adalah gotong royong bersama 16 ISP yang ada di Nganjuk untuk menciptakan jaringan telekomunikasi yang lebih tertata," jelasnya.
Pada tahap awal, penataan masih diprioritaskan di wilayah Kecamatan Nganjuk. Setelah kawasan perkotaan selesai ditata, kegiatan akan dilanjutkan secara bertahap ke kecamatan lain, seperti Kertosono, Baron, dan Warujayeng.
"Saat ini fokus kita di Kecamatan Nganjuk. Setelah selesai dan tertata rapi, baru akan bergeser ke kecamatan lainnya secara bertahap," ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, Diskominfo berharap masyarakat dapat melihat komitmen pemerintah daerah bersama para penyedia layanan internet dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman, bersih, rapi, dan indah.
Sementara itu, perwakilan Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk, Supriyanto, menjelaskan bahwa pencabutan tiang dilakukan berdasarkan hasil survei tim dan kesepakatan bersama seluruh ISP. Pencabutan dilakukan menggunakan crane milik Dinas PUPR, sementara sebagian ISP juga melakukan pembongkaran tiang secara mandiri.
"Tiang yang dicabut adalah tiang yang tidak memenuhi standar hasil survei tim. Pada titik pertigaan maupun perempatan, jumlah tiang dibatasi maksimal tiga hingga empat tiang dengan tinggi minimal enam meter. Tiang yang melebihi ketentuan tersebut kami tertibkan. Hari ini kurang lebih ada 12 tiang yang berhasil dicabut bersama-sama," terang Supriyanto.
Program penataan jaringan telekomunikasi ini diharapkan mampu meningkatkan estetika kawasan perkotaan sekaligus menciptakan infrastruktur telekomunikasi yang lebih tertib, aman, dan sesuai standar.