Sedang Memuat...
Diskominfo Nganjuk | Menyatukan | Melayani

Detail Berita

Usung Tema Wawasan Kebangsaan, Bakesbangpol Ajak Warga Nganjuk Jaga Jati Diri di Era Digital

2026-06-03 Admin

Usung Tema Wawasan Kebangsaan, Bakesbangpol Ajak Warga Nganjuk Jaga Jati Diri di Era Digital

Di tengah pesatnya perkembangan arus teknologi digital dan dinamika geopolitik global, menjaga persatuan serta kesatuan bangsa menjadi tantangan yang semakin kompleks. Pemahaman wawasan kebangsaan yang bersumber pada nilai-nilai Pancasila dinilai sebagai fondasi krusial dalam memperkuat jati diri generasi penerus bangsa agar tidak mudah terombang-ambing oleh pengaruh luar.

Langkah strategis perlindungan ideologi ini dikupas tuntas dalam dialog interaktif program Dinamika Pagi di 105,3 Radio Suara Anjuk Ladang (RSAL FM) pada Rabu, 3 Juni 2026. Dialog bertajuk "Wawasan Kebangsaan: Memperkuat Identitas dan Persatuan Bangsa" ini menghadirkan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Nganjuk, Eko Sutrisno, sebagai narasumber utama.

Kepala Bakesbangpol Nganjuk, Eko Sutrisno, memaparkan bahwa institusinya kini tengah masif menjalankan program pemantapan wawasan kebangsaan yang menyasar para pelajar di 20 sekolah menengah (SMA/SMK/MA) se-Kabupaten Nganjuk. Langkah ini diambil secara sengaja untuk menyiapkan mental dan ideologi para remaja dalam menyongsong gerbang Indonesia Emas 2045.

"Anak-anak sekolah yang saat ini berusia 16 hingga 18 tahun, dalam kurun waktu 19 tahun ke depan akan berada di usia sangat produktif (sekitar 35 tahun) tepat saat Indonesia Emas 2045. Jika tidak kita kawal fondasi ideologinya dari sekarang, dikhawatirkan mereka akan kehilangan arah akibat derasnya penetrasi teknologi informasi yang tak terbendung," jelas Eko.

Dari target 20 sekolah tersebut, Bakesbangpol tercatat telah merampungkan agenda sosialisasi dan diskusi interaktif di 8 sekolah. Pendekatan dilakukan secara dua arah memancing pemahaman siswa mengenai empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.

Eko Sutrisno secara gamblang menyoroti bahwa salah satu tantangan terbesar wawasan kebangsaan saat ini adalah penyalahgunaan gawai (smartphone) di kalangan anak muda. Ruang digital yang tanpa batas kerap dimanfaatkan oleh kelompok radikal untuk menyebarkan paham ekstremisme secara sepihak (give tanpa take and give) kepada anak-anak yang memiliki kecenderungan tertutup (introvert) atau korban perundungan (bullying).

Bakesbangpol mengimbau masyarakat luas untuk menerapkan prinsip literasi digital yang diadopsi dari Diskominfo, yaitu "Saring Sebelum Sharing". Langkah filtrasi ini dinilai efektif untuk meredam penyebaran berita bohong (hoax) yang dapat memicu konflik horizontal maupun mendiskreditkan instansi pemerintah, seperti isu jembatan rusak yang sempat viral secara tidak valid beberapa waktu lalu.

Selain sosialisasi di sekolah dan forum desa, implementasi nyata wawasan kebangsaan oleh Bakesbangpol Nganjuk diwujudkan melalui program rutin rekrutmen Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Pada tahun 2026 ini, proses seleksi berbasis sistem IT terpadu berhasil menjaring 602 pendaftar dari 52 sekolah negeri dan swasta, hingga menyisakan 76 personel terbaik yang digembleng secara fisik maupun ideologi Pancasila.

Bakesbangpol juga aktif bersinergi bersama Dinas Pendidikan (Disdik) untuk jenjang SD-SMP, Cabang Dinas Pendidikan Provinsi, hingga berkolaborasi dengan BNN dalam program P4GN guna membentengi sekolah dari bahaya peredaran narkoba.

Menutup dialog, Eko Sutrisno mengajak seluruh warga Kabupaten Nganjuk, khususnya generasi Z dan Alpha, untuk bangga terhadap potensi lokal serta produk dalam negeri. Di samping itu, penguatan struktur sosial di tingkat terbawah seperti RT, RW, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas perlu dioptimalkan sebagai instrumen deteksi dini jika ditemukan aktivitas kelompok yang menyimpang di lingkungan sekitar.

"Teknologi tidak mungkin kita tinggalkan, namun bijaklah dalam menggunakannya agar tidak menghantam diri kita sendiri. Sesuai dengan slogan Nganjuk sebagai 'Tanah Kemenangan', generasi penerus harus menjadi petarung (fighter) yang kuat demi memastikan Negara Kesatuan Republik Indonesia tetap berdiri kokoh," pungkas Eko Sutrisno.

×
Kontak Kami

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nganjuk

Jl. Merdeka No. 21, Nganjuk 64419
diskominfo@nganjukkab.go.id
(0358) 61 11 87

🔍 Lihat Peta