Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Nganjuk kembali menggelar pelatihan keterampilan digital bertajuk Mak Cerdas Digital Volume-2 melalui program Omah Tandang Rumah Talenta Digital Anjuk Ladang, Selasa (12/5/2026) di Ruang Anjuk Ladang, ini diikuti lebih dari 200 peserta dari kalangan perempuan, mulai dari pelaku usaha, pekerja, hingga mahasiswa.
Acara dibuka langsung oleh Bupati Nganjuk, Kang Marhen, serta dihadiri Wakil Bupati Nganjuk, Mas Handy, Ketua TP PKK Kabupaten Nganjuk, dan Ketua Bidang I TP PKK Kabupaten Nganjuk.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kominfo Nganjuk, Subani, menyampaikan bahwa workshop ini menjadi wadah edukasi kreatif bagi perempuan Nganjuk agar mampu menjadi kreator konten yang produktif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
Menurutnya, pelatihan ini dirancang untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui kemampuan membuat konten promosi digital. “Peserta juga dibekali keterampilan desain grafis menggunakan Canva, mulai dari fitur dasar hingga pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI),” jelasnya.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat literasi digital masyarakat agar lebih bijak dan produktif dalam memanfaatkan ruang siber.
Sementara itu, Bupati Nganjuk Kang Marhen menegaskan bahwa program Mak Cerdas Digital bukan pertama kali dilaksanakan. Pada pelaksanaan batch pertama, program ini bahkan berhasil meraih penghargaan dari Detik Jatim. Kesuksesan tersebut menjadi motivasi untuk menghadirkan kegiatan lanjutan dengan semangat yang lebih besar.
“Goal-nya adalah emak-emak yang bermanfaat dan produktif. Kalau kaitannya dengan digitalisasi dan usaha, usahanya bisa bertambah. Yang belum punya usaha jadi punya usaha, yang usahanya belum berkembang bisa berkembang,” ujar Kang Marhen di hadapan ratusan peserta.
Ia juga menekankan pentingnya membangun mental kewirausahaan dan membiasakan budaya menabung sejak dini. Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga, sehingga semangat produktif harus dibarengi dengan kemampuan mengelola keuangan secara disiplin dan bijak.
Selain itu, Kang Marhen turut mengingatkan pentingnya memahami perbedaan antara jiwa marketing dan jiwa selling. Menurutnya, jiwa marketing berorientasi pada pelayanan dan kepuasan pelanggan, sedangkan selling hanya berfokus pada transaksi.
Karena itu, perempuan Nganjuk didorong untuk membangun jiwa marketing agar mampu menciptakan citra positif dan memenangkan kepercayaan konsumen dalam jangka panjang.
"Kuncinya adalah harus bermental sukses dan memiliki mental disiplin. Artinya mental sukses harus berani bermimpi, berani mencoba dan berani gagal," tegas Kang Marhaen memberikan semangat motivasi kepada para peserta.
Kegiatan Mak Cerdas Digital Volume-2 menghadirkan narasumber DistaaSega, Duta Canva Indonesia, yang membimbing peserta mengenal sekaligus mempraktikkan desain grafis berbasis Canva secara langsung.
Mengusung tema “Mulai Berkarya, Hasilin Cuan dari Canva”, pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi perempuan Nganjuk untuk semakin mandiri secara digital maupun ekonomi.