Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggelar Sosialisasi Gerakan Internet Sehat dan Produktif (GISPRO), Senin (11/5/2026), di Ruang Rapat Candi Lor. Kegiatan ini menjadi upaya bersama dalam meningkatkan literasi digital masyarakat agar mampu memanfaatkan internet secara sehat, aman, bijak, dan produktif.
Sebanyak 92 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) OPD dan rumah sakit sebanyak 32 orang, Ketua Tim Penggerak PKK dari 20 kecamatan, perwakilan Ketua TP PKK desa dari 20 desa, serta Ketua TP PKK kelurahan wilayah perkotaan sebanyak 20 orang.
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Nganjuk, Subani, dalam sambutannya menegaskan bahwa literasi digital kini menjadi kebutuhan penting di tengah perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat.
“Internet adalah alat yang sangat luar biasa apabila digunakan dengan bijak. Namun jika disalahgunakan, dampaknya juga bisa merugikan diri sendiri maupun orang lain. Karena itu, melalui sosialisasi ini kami ingin masyarakat memahami cara menggunakan internet secara benar, sekaligus mengetahui adanya sanksi hukum bagi penyalahgunaan ruang digital,” tegasnya.
Ia juga menilai para kader PKK memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak penyebaran informasi di lingkungan masyarakat.
“Ibu-ibu PKK adalah agen perubahan. Kami berharap ilmu yang diperoleh hari ini dapat diteruskan kepada keluarga dan lingkungan sekitar, sehingga tercipta budaya digital yang sehat di masyarakat,” imbuhnya.
Kegiatan GISPRO menghadirkan tiga narasumber, yakni Ketua TP PKK Kabupaten Nganjuk, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Nganjuk, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Nganjuk.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Nganjuk, S. Wahyuni Marhaen, menyampaikan kesiapan TP PKK untuk terus bersinergi dengan Kominfo dalam menyukseskan Gerakan Internet Sehat dan Produktif hingga ke tingkat bawah.
Menurutnya, PKK sebagai mitra pemerintah memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, khususnya melalui kader-kader hingga tingkat dasawisma.
“Internet saat ini sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Bahkan bisa dikatakan seperti kebutuhan pokok. Ketika paket data habis atau handphone tertinggal, banyak orang merasa gelisah. Karena itu, masyarakat harus dibekali kemampuan menggunakan internet secara sehat dan bijak,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh kader PKK, GOW, maupun DWP untuk menjadi teladan dalam penggunaan media sosial yang santun dan bertanggung jawab.
“Jangan mudah membagikan informasi yang belum jelas kebenarannya, hindari provokasi, dan manfaatkan internet untuk hal-hal yang positif serta produktif,” pesannya.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Nganjuk berharap para peserta dapat menjadi agen perubahan di wilayah masing-masing dalam mengedukasi masyarakat terkait pemanfaatan internet yang sehat, aman, cerdas, dan produktif.