Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menghadirkan Omah Tandang sebagai ruang kreatif untuk literasi digital, kolaborasi, dan pengembangan inovasi masyarakat.
Omah Tandang didesain sebagai wadah yang mendukung pertumbuhan ekosistem digital di Kabupaten Nganjuk. Fasilitas ini memberi akses bagi masyarakat, komunitas, hingga pelaku UMKM untuk mengembangkan kreativitas berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Selain itu, Omah Tandang juga difungsikan sebagai pusat pembelajaran, pelatihan, dan pengembangan usaha berbasis digital, sekaligus membuka peluang inovasi untuk meningkatkan daya saing daerah.
Kepala Diskominfo Kabupaten Nganjuk, Subani, S.H., M.M., menegaskan bahwa Omah Tandang diharapkan menjadi ruang interaksi, kreativitas, sekaligus sarana menghadapi tantangan era digital.
“Omah Tandang bukan sekadar tempat, tetapi simbol komitmen pemerintah daerah dalam menyediakan ruang inklusif bagi masyarakat. Harapannya, dari sini lahir ide-ide kreatif yang bermanfaat positif bagi pembangunan daerah,” ujarnya.
Selama satu tahun berdiri, Omah Tandang telah menyelenggarakan berbagai pelatihan, antara lain Keterampilan Digital, Affiliator Academy, Kelas Influencer, dan Mak Cerdas Digital. Selain itu, Omah Tandang juga aktif turun ke berbagai elemen masyarakat, termasuk UMKM, pelajar, dan masyarakat umum, untuk memberikan edukasi terkait perkembangan teknologi digital.
Terbaru, Omah Tandang berkolaborasi dengan KUMPUL ID menggelar pelatihan Artificial Intelligence (AI) secara hybrid (offline dan online) dengan peserta lebih dari 500 orang, mayoritas dari kalangan pendidik. Ke depan, Omah Tandang akan menyasar lebih banyak elemen masyarakat, seperti petani, peternak, dan kelompok lainnya. Ragam pelatihan pun telah disiapkan dan dapat diikuti secara gratis, seperti pelatihan AI, public speaking, desain grafis, persiapan karier, hingga coding.
Dengan kehadiran Omah Tandang, Kabupaten Nganjuk menegaskan komitmennya dalam mendorong transformasi digital serta menciptakan ruang publik yang mendukung partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan.