Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Nganjuk, menggelar rapat Pembahasan Penajaman Prioritas Pembangunan Daerah Rancangan RKPD Kabupaten Nganjuk Tahun 2025 dengan Tema Digitalisasi Pelayanan Publik dan Percepatan Penanganan Kemiskinan, di Ruang Rapat Anjuk Ladang, Rabu (17/4/2024).
Acara yang dibuka Sekban Ida Shobihatin itu turut dihadiri, Inspektur Daerah Kabupaten Nganjuk, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Camat se Kabupaten Nganjuk, Direktur RSUD, Ketua STIE dan STKIP, serta seluruh undangan.
Dalam paparannya, dia menyampaikan terima kasih atas kehadiran para perangkat daerah dalam acara hari ini. Ida menginformasikan bahwa dalam RPD Kabupaten Nganjuk tahun 2024-2026 terdapat 14 prioritas di tahun 2025. Salah satunya mengenai transformasi digital /digitalisasi pelayanan publik dan percepatan penanganan kemiskinan.
"Kami ingin menajamkan kembali perencanaan-perencanaan di tahun 2025, jika mungkin ada yang kurang sempurna, kami mohon masukan dan saran dari seluruh komponen dari stakeholder yang hadir hari ini," ujar mantan Camat Pace itu.

Lebih lanjut, dia menyampaikan gambaran dan perencanaan tentang percepatan penanganan kemiskinan di Kabupaten Nganjuk. Bahwa di Kabupaten Nganjuk telah dibentuk Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) berdasarkan Permendagri nomor 53 tahun 2020 dan Keputusan Bupati Nganjuk.
"Kami telah membentuk TKPK untuk mendukung percepatan penanganan kemiskinan di Kabupaten Nganjuk. Persentase penduduk miskin di Kabupaten Nganjuk menempati angka 10,89 persen, ini masih menjadi PR besar kita. Penajaman prioritas RKPD 2025 kita yakni pengentasan kemiskinan dan pengangguran serta pemenuhan kebutuhan sosial dasar. Semoga kita dengan ikhtiar ini mampu menangani kemiskinan di Kabupaten Nganjuk lebih baik lagi," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Slamet Basuki, menyampaikan tentang percepatan transformasi digital. Bahwa ukuran keberhasilan dari Diskominfo adalah nilai indeks SPBE. "Dari 5 tahun terakhir capaian indeks SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik) kita capaiannya fluktuatif, tapi cenderung menguat. Tahun 2018 capiannya 2,14 lalu tahun-tahun berikutnya meningkat secara angka," terangnya.
Namun, tentu didalam prosesnya kerap menemui permasalahan. Permasalahan itu dijelaskan Slambas meliputi permasalahan urusan komunikasi dan informatika, statistik dan persandian. Masalah pokoknya kurang optimalnya pemanfaatan TIK. Dan masalahnya mulai dari terbatasnya infrastruktur TIK, rendahnya keterampilan digital & SDM, hingga belum optimalnya pengelolaan data dan informasi.

"Target kinerja pembangunan daerah tahun 2025 yakni nilai indeks SPBE 2,75 dengan tujuan meningkatnya pemanfaatan TIK dalam manajamen pemerintahan daerah dan pelayanan publik. Lalu persentase Kampung Dial 21 persen dengan sasaran terselenggaranya layanan SPBE daerah secara optimal," urai Slambas.
Slambas menyebut ada 4 langkah strategi utama pencapaian target kinerja tersebut. Pertama, menguatkan layanan SPBE terintegrasi dan aman (satu aplikasi). Kedua, memantapkan basis data yang valid, mutakhir, terbagi-pakai (satu data). Ketiga, membangun kepercayaan publik melalui keterbukaan informasi berbasis partisipasi masyarakat (satu informasi). Keempat, membangun infrastruktur dan SDM TIK untuk mendukung ekonomi digital daerah( talenta digital).
Yang menjadi ujung tombak proyek prioritas Diskominfo tahun 2025 untuk Kabupaten Nganjuk adalah Omah Tandang (rumah talenta digital anjuk ladang) yang diperuntukkan bagi insan-insan Kabupaten Nganjuk yang memiliki talenta di bidang TIK untuk berkarya dalam mendukung ekonomi digital daerah seperti memajukan UMKM Nganjuk.
"Kami ingin meningkatkan keterampilan digital masyarakat. Omah Tandang ini kita wujudkan melalui pelatihan digital, Co- Working Space, promosi dan pemasaran. Jadi, semua kita latih sampai betul-betul bermanfaat bagi kita semua untuk ekonomi digital Kabupaten Nganjuk. Dengan begitu keterampilan digital akan membuka bisnis digital sehingga Nganjuk tumbuh menjadi ekonomi digital nasional," tutupnya.