Sedang Memuat...
Diskominfo Nganjuk | Menyatukan | Melayani

Detail Berita

BPP Kertosono Bagikan Tips Kiat Sukses Beternak Kambing Etawa

2024-02-01 Admin

BPP Kertosono Bagikan Tips Kiat Sukses Beternak Kambing Etawa

Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk melalui program talkhsow di Radio Anjuk Ladang RSAL 105,3 FM hadir memberikan informasi kiat sukses berternak Kambing Etawa, Kamis (01/02/2024). Hadir sebagai narasumber, Eko Basuki selaku koordinator BPP Kecamatan Kertosono didampingi Subagyo selaku Penyuluh BPP Kecamatan Kertosono dan Budiono selaku Peternak Kambing Peranakan Etawa.

Kambing etawa merupakan persilangan kambing India dengan kambing lokal Indonesia. Kambing ini memiliki warna bulu campuran yang didapatkan dari kedua induknya. Warna rambut khas hitam atau coklat terdapat di sekitar kepala dan leher. Sedangkan seluruh tubuhnya berwarna putih. 

DI Indonesia sendiri kambing etawa bisa dimanfaatkan menjadi tiga bagian yaitu dapat dimanfaatkan dagingnya, breeding atau diambil bibitnya, dan kesenian atau kontestasi. 

Adapun perbandingan antara kambing etawa dan kambing lokal yaitu kambing etawa dominan pada telinga yang lebih panjang dan terkurai kebawah dibanding kambing lokal, dahi dan hidung cembung, dominan warna hitam dan putih. Selain itu keistimewaan lainnya pertumbuhan kambing etawa lebih besar. "Jadi otomatis dagingnya lebih banyak dan ini menguntungkan para peternak," jelas Budiono selaku peternak kambing etawa. 

Budiono menuturkan bahwa dirinya merintis sebagai peternak kambing etawa sudah sejak tahun 2010. Ia bercerita awalnya hanya coba-coba karena ingin beternak kambing jenis etawa, namun karena kambing etawa mempunyai pengaruh dan manfaat yang cukup banyak budi mencoba untuk menjualnya, baik dari bibitnya sampai ke dagingnya. 

Bahkan di tahun 2017 dia juga mendapatkan piala presiden kategori jantan dan betina kelas A Juara 1, karena memenangkan kontes kesenian kambing etawa. "Ini tidak luput dukungan dari Dinas Pertanian Nganjuk beserta teman-teman lainnya dalam memberikan pendampingan," ucapnya. 

Lebih lanjut Budiono memberikan tips bagi pemula yang ingin memulai ternak kambing etawa yakni pertama siapkan lahan dan ketersediaan pakan yang cukup, kedua tentukan arah ternak untuk pedaging/breeding/kontestasi, ketiga pilihlah bibit yang berkualitas, keempat management kesehatan. Selain itu diwajibkan untuk  menjaga kebersihan kandang, sanitasi, dan juga utamakan desinfektan.

"Kesulitan dalam beternak kambing etawa yakni masalah kembung perut. Biasanya disebabkan terlalu banyak memakan rumput muda atau rumput berembun sehingga menimbulkan penumpukan gas dalam rumen. Hal itu dapat kita lakukan dengan tindakan preventif seperti pelepah pepaya dimasukkan ke anus.  Dengan pelepah pepaya tersebut kotoran yang menyumbat dikeluarkan, lalu diberikan air soda atau minyak goreng dan mulutnya di tahan dengan kayu agar tetap terbuka sehingga gas dapat keluar," tuturnya

Sementara itu, Eko Basuki dari BPP Kecamatan Kertosono menjelaskan bahwa pihaknya melakukan pendampingan minimal 2 minggu sekali atau 1 bulan sekali. Jika disana ada penyakit maka kita berikan pengetahuan. Dengan adanya potensi peternak kambing etawa yang ada di Kecamatan Kertosono, kita dapat menumbuhkan sikap dan ketrampilan dari peternak itu sendiri untuk bisa lebih menguasai dan berinovasi dalam melakukan peternakan. 

"Karena tanpa adanya sikap disiplin dan keterampilan dan inovasi kita akan susah berkembangnya, karena dunia sekarang ini sudah dunia milenial. dan sudah dibuktikan dari bapak budi bahwa kambing etawa bisa dimanfaatkan dalam bentuk daging, breeding maupun keseniannya," jelas Eko.

Sebagai informasi Eko menyarankan kepada pemula yang ingin memulai beternak kambing etawa bisa melakukan konsultasi atau datang langsung ke Pamong Desa Nglawak RT.01 RW.01 Kecamatan Kertosono.

×
Kontak Kami

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nganjuk

Jl. Merdeka No. 21, Nganjuk 64419
diskominfo@nganjukkab.go.id
(0358) 61 11 87

🔍 Lihat Peta