Akhir-akhir ini cuaca sulit untuk diprediksi, kadang bisa turun hujan deras kadang bisa panas menyengat. Melalui Talkshow Dinamika di Radio Suara Anjuk Ladang (RSAL) 105,5 FM, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Statisun Geofisika Sawahan Nganjuk mengimbau masyarakat Nganjuk untuk selalu waspada dan selalu mengakses informasi cuaca dan iklim dari BMKG. Seperti yang disampaikan oleh Setiyaris selaku Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) BMKG Nganjuk pada Senin (22/01/2024) pagi.
Dipandu langsung oleh host Asty Hanifa, talkshow dengan tema ‘Pemanfaatan Informasi Cuaca Iklim dan Gempa Bumi, Untuk Mitigasi Bencana’ tersebut berlangsung lancar dan interaktif. Setiyaris menyampaikan bahwa saat ini cuaca sangat sulit untuk diprediksi, beberapa bisa turun hujan deras namun kadang bisa panas terik, itu semua dipengaruhi oleh kondisi global terutama atmosfer yang sangat mudah berubah.
“Untuk musim hujan di periode ini (akhir 2023 hingga awal 2024), seperti kita ketahui bahwa musim hujan datang agak terlambat sekitar 2 hingga 3 dasarian atau sekitar satu bulan. Secara Umum musim Hujan di Nganjuk baru datang di bulan Desember 2023. Diperkirakan musim hujan saat ini masih akan terus berlangsung sampai bulan Maret 2024,” ucap Yaris sapaan akrab Setiyaris.
Walaupun musim hujan periode ini datang sedikit terlambat, diprediksi musim kemarau akan datang lebih awal atau musim hujan kali ini tidak berlangsung normal seperti periode sebelumnya. Diperkirakan musim hujan akan belangsung hingga bulan Maret. Namun, walaupun frekuensi curah hujan berkurang, jika diakumulasi jumlah hujannya tetap kurang lebih sama dengan musim hujan periode sebelumnya.
“Ini semua diakibatkan oleh El Nino, saat terjadi di musim hujan maka El Nino akan mengurangi curah hujan. Jika terjadi saat musim kemarau, maka El Nino akan membuat kemarau terasa lebih kering dan panas,” tambahnya.
El Nino sendiri adalah fase hangat dari El Niño–Osilasi Selatan dan dikaitkan dengan sekelompok air laut hangat yang berkembang di pusat dan timur-tengah Pasifik khatulistiwa, termasuk daerah di lepas pantai Pasifik Amerika Selatan. (Wikipedia)
Karena musim hujan masih akan berlangsung, BMKG Nganjuk mengimbau kepada seluruh masyarakat Nganjuk untuk selalu waspada. Agar bisa meminimalisir bencana Hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

Yaris menyampaikan ada dua langkah yang bisa dilakukan masyarakat untuk meminimalisir terjadinya bencana saat musim hujan.
Untuk informasi lengkap mengenai informasi cuaca dan ilklim masyarakat dapat mengakses melalui website, media sosial dan aplikasi di Playstore dan Appstore. Untuk keperluan edukasi BMKG juga sangat terbuka menerima kunjungan dari masyarakat di Kantor Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Statisun Geofisika Sawahan Nganjuk untuk mengenal lebih jauh tentang BMKG.