Penjabat (Pj) Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna menyampaikan terimakasih dan apresiasinya kepada seluruh perangkat daerah terkait yang telah ikut menyukseskan Gerakan Serentak Tuntaskan Administrasi Kependudukan (Gertak Tunduk) warga Nganjuk.
Dari sejak diluncukan pada tanggal 20 November hingga 5 Desember 2023, pelayanan terkait Adminduk warga Kota Angin, telah dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa berjalan serentak. Melaksanakan pelayanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan Pelayanan Adminduk di masing-masing tingkatan.
Pj Bupati Nganjuk menyerahkan piagam penghargaan kepada Camat dan Desa teraktif dalam capaian pelayanan Gertak Tunduk di masing-masing wilayah, pada Selasa (5/12/2023) di Ruang Rapat Candi Lor Pemkab Nganjuk.
Penghargaan ini diberikan Bupati Nganjuk berdasarkan hasil evaluasi Tim Pelaksana Gertak Tunduk Kabupaten pada periode Minggu Pertama, dan juga hasil evaluasi periode Minggu kedua dari tanggal 19 November - 3 Desember 2023, yang dilaksanakan rakor evaluasi pada hari ini (5/12).
Kecamatan teraktif pada Minggu pertama yakni; Kecamatan Lengkong, Kecamatan Ngluyu, dan Kecamatan Nganjuk. Selanjutnya Kecamatan teraktif pada Minggu kedua yaitu; Kecamatan Gondang, Kecamatan Jatikalen, dan Kecamatan Baron.
Kemudian untuk desa teraktif pada Minggu pertama adalah Desa Mojoseto-Gondang, Desa Gondang Kulon-Gondang, dan Desa Jambi-Baron. Sementara untuk desa teraktif pada Minggu kedua, antara lain; Desa Kedungmlaten-Lengkong, Desa Munung-Jatikalen, dan Desa Setren-Rejoso.

“Selamat kepada pak Camat dan Desa yang telah aktif mendukung dan melayani masyarakat Nganjuk dalam pelayanan administrasi kependudukan ini. Semangat. Target kita untuk minggu depan (minggu ke tiga) kurang lebih 75 persen. Yang sudah bergerak cepat semoga juga diikuti oleh yang lainnya,” tandasnya, sembari mendorong kecamatan dan desa untuk aktif menyosialisasikan kepada masyarakat agar target capaian terpenuhi pada minggu berikutnya.
Kick Off Hasil Layanan Gertak Tunduk Pemkab Nganjuk
Semantara itu, Slamet Basuki selaku Ketua Tim Pelaksana Pemutakhiran Data Kependudukan Berbasis Desa dan Kelurahan, menyebut di evaluasi minggu ke dua ini mengalami peningkatan. Meskipun masih ada beberapa kecamatan dan desa capaiannya dibawah target pada minggu ke dua ini.
“Kegiatan Gertak Tunduk sesi 2 ini, ada peningkatan proses dan hasilnya. Pergerakan pengumuman secara masif baik offline maupun online. Artinya terpantau pak kades/lurah, kemudian operator hadir disini (sukseskan Gertak Tunduk) mulai menggerakkan unsur perangkat dan lainnya. Penambahan hari dan jam Sabtu-Minggu, bahkan malam hari,” ungkap Slambas sapaan akrabnya.
Pada tahap 1 dan 2 ini, kata Slambas, merupakan tahap pemanfaatan data. Selanjutnya, akan dilaksanakan Musdes Verval DTKS. “Sesudah verval maka akan menghasilkan data DTKS yang termutakhirkan, digunakan sebagai data penanggulangan kemiskinan dan stunting. Kita inputkan melalui Aplikasi SIDA BERKAT (Sistem Informasi Pemberdayaan Masyarakat),” jelasnya.
Melalui aplikasi ini, diharapkan, akan mengefektifkan dan meyawijikan anatara APBD OPD dengan desa. Target kita 31 Desember 2023. “List program kegiatan OPD dan desa masuk di aplikasi. Setiap bulan, Tim Pemutakhiran Data Berbasis Desa akan melaporkan program desa maupun OPD,” beber Slambas mantan Plt. Dispendukcapil yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Kominfo Nganjuk.
Laporan Minggu Kedua Capaian Pelayanan Gertak Tunduk
Laporan pencapaian pelayanan Gertak Tunduk, dari pelayanan aktivasi IKD dan administrasi kependudukan disampaikan oleh Sekretaris Dispendukcapil Nganjuk. Menurutnya, di minggu kedua ini baru 1 kecamatan (Gondang) yang berhasil mencapai target IKD pada Minggu Kedua (>50%) Gertak Tunduk. Dan 20 Desa yang mencapai target >50% IKD.

“Sementara itu, ada 3 kecamatan yang persentase IKD antrara 25% s.d 50% dan ada 16 kecamatan yang masih jauh dari target yaitu <25%. Kemudian Ada 36 Desa yang persentase IKD antrara 25% s.d 50% dan masih 228 Desa yang masih jauh dari target yaitu <25%. Dan Masih ada 41 Desa yang tersebar 12 Kecamatan yang penamahan IKD dalam 2 Minggu gertak tunduk masih 0,” urainya.
Untuk layanan Adminduk Online, tambahnya, masih ada 12 Desa/Kelurahan yang belum melakukan pengajuan adminduk sama sekali dalam dua minggu Gertak Tunduk.