Pemkab Nganjuk melalui Diskominfo Kab. Nganjuk baru saja melaunching program inovatif yang dituangkan dalam bentuk aplikasi ‘Nganjuk Smart City’ di Alun-Alun Nganjuk, Sabtu (9/9/2023) malam.
Aplikasi Nganjuk Smart City tersebut diciptakan dengan tujuan untuk mengintegrasikan semua layanan publik perangkat daerah dalam satu aplikasi. Untuk diketahui, sejak tahun 2019 lalu Pemkab Nganjuk melalui Diskominfo telah mengembangkan beberapa aplikasi. Namun, semua aplikasi tersebut berdiri sendiri-sendiri dan belum digabungkan menjadi satu.
“Saat ini, kami sudah berupaya untuk meningkatkan kemudahan akses bagi masyarakat yakni dengan menggabungkan beberapa aplikasi tersebut ke dalam satu aplikasi. Sehingga aplikasi ini juga menjadi tempat terpusat bagi semua aplikasi-aplikasi layanan perangkat daerah Pemkab Nganjuk,” tutur Kepala Diskominfo Slamet Basuki pada PING, Senin (11/9/2023).

Kepala Diskominfo Kab. Nganjuk saat memaparkan fitur layanan publik yang ada di aplikasi Nganjuk Smart City, Sabtu (9/9/2023).
Slambas, sapaan akrab Slamet Basuki, menegaskan bahwa Launching Nganjuk Smart City tersebut merupakan dimulainya perjalanan Pemkab Nganjuk untuk terus mengembangkan aplikasi yang lebih baik. Terutama dalam mendukung pertumbuhan perekonomian di Kota Bayu.
“Konsen pemerintah daerah Kabupaten Nganjuk ini bukan akhir dari perjalanan. Tapi awal dimulainya untuk mengembangkan aplikasi yang lebih baik, khususnya untuk menumbuhkan perekonomian di Nganjuk,” ujarnya.
Lebih lanjut Slambas menjelaskan, tujuan Pemkab Nganjuk meluncurkan aplikasi Nganjuk Smart City. Yakni untuk mengembangkan empat sektor utama antara lain infrastruktur digital, ekonomi digital, pemerintahan digital, dan masyarakat digital.
“Program ini mencakup upaya untuk meningkatkan konektivitas digital, mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis digital, meningkatkan efisiensi pemerintahan melalui teknologi informasi, serta mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam ekosistem digital,” bebernya.
“Ini juga sebagai komitmen Pemkab Nganjuk untuk selalu mengedepankan aspirasi masyarakat. Kami juga membuka saran, kritik dan masukan masyarakat baik online maupun offline,” tambahnya.


Sementara itu, saat membuka acara dalam Launching Nganjuk Smart City pada Sabtu lalu, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengatakan aplikasi Nganjuk Smart City juga bertujuan untuk menghadirkan layanan publik dan mendukung perkembangan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) secara efisien.
“Dalam kemajuan digital, Nganjuk tidak kalah dengan kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya. Sangat memungkinkan aplikasi Nganjuk Smart City ini memberikan kemudahan dalam transaksi ekonomi,” ucap Kang Marhaen.
“Baru-baru ini kami juga telah mengadakan pertemuan dengan para pedagang kaki lima untuk mengatur rincian harga produk mereka dalam aplikasi Nganjuk Smart City, dengan tujuan untuk memberikan kemudahan kepada konsumen. Ini merupakan babak baru, mohon didukung ya,” imbuhnya sembari mengucapkan slogan Nganjuk Smart City: ’Nganjuk Dalam Genggaman. Satu Aplikasi, Banyak Solusi’.