Kabupaten Nganjuk menjadi Kabupaten Digital, urutan kelima di Jawa Timur. Lahirnya beberapa pelayanan publik berbasis online, aplikasi maupun website menegaskan bahwa Kabupaten Nganjuk telah berhasil menjadi Kabupaten Pintar atau Nganjuk Smart City.
Demikian disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk, Nur Solekan, Jumat (1/9/2023) di acara penandatanganan komitmen bersama pelaksana aplikasi Nganjuk Smart City (NSC) di Ruang Rapat Anjuk Ladang Pemkab Nganjuk.
Dikatakan Sekda Nur Solekan, melalui Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Nganjuk terus mendorong kemudahan pelayanan pada masyarakat melalui penerapan digitalisasi. Evaluasi P2DD (Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah) selama dua tahun belakangan, ungkap Sekda, berhasil membuahkan hasil. "Nganjuk menjadi Kabupaten Digital dengan predikat lima di Jawa Timur," kata Sekda.
Maka, diakui Sekda Nur Solekan, dengan hadirnya aplikasi Nganjuk Smart City ini diharapkan akan dapat menambah nilai akuntabilitas penerapan digitalisasi daerah. Baik dalam pelayanan publik atau pun implementasi transaksi non tunai (QRIS).
"Nganjuk Smart City, akan menjadi induk dari aplikasi-aplikasi yang selama ini sudah ada di masing-masing dinas. Semuanya akan diwadahi di dalam aplikasi Nganjuk Smart City," beber Sekda mengapresiasi aplikasi Nganjuk Smart City yang digagas oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nganjuk.
Yang tujuannya adalah, untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat semakin baik. "Sehingga kami berharap Nganjuk Smart City akan menjadi piranti yang akan memperlancar tugas-tugas kita dalam menjalankan tupoksi dalam instansi. Meskipun yang sudah secara nyata juga sudah kita laksanakan," terangnya.

Sementara itu, Slamet Basuki, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Nganjuk menerangkan persiapan launching peluncuran aplikasi Nganjuk Smart City sudah mencapai 90 persen.
"Kita sudah mengajukan riview aplikasi NSC kepada google, Masih menunggu, setalah itu aplikasi akan tampil di playstore. Untuk selanjutnya bisa diunduh dan dipakai oleh masyarakat," jelasnya.
"Dan selanjutnya sesuai target, Nganjuk Smart City akan kita launching pada tanggal 9 September 2023 di Alun-alun Nganjuk," sambungnya sembari mengundang masyarakat Nganjuk untuk hadir menyaksikan juga mencoba langsung aplikasi NSC di gawainya masing-masing.
Ada beberapa menu layanan yang dapat diakses oleh masyarakat Nganjuk, kata Slambas, seperti pelayanan publik dari dinas atau organisasi perangkat daerah Pemkab Nganjuk. Ada portal informasi berita seputar daerah, event daerah, serta informasi lainnya.
"Informasi pariwisata dan budaya Nganjuk, layanan darurat Nganjuk, dan CCTV online Nganjuk," urai Slambas.
Kemudian, untuk mendukung kelancaran layanan publik NSC. Pihaknya juga telah membentuk tim pelaksana dan tim teknis Nganjuk Smart City. "Memberi pelayanan dan mengelola pengaduan," pungkasnya.