Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Nganjuk menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Radio Broadcasting dan Podcast bagi para pelajar SMA, SMK dan MA se-Kabupaten Nganjuk di Ruang Rapat Anjuk Ladang pada Senin (21/11/2022).

Acara dihadiri dan dibuka langsung oleh Kepala Diskominfo Kabupaten Nganjuk Slamet Basuki beserta jajarannya. Hadir sebagai narasumber Nunuk Ariutaminingtyas atau yang akrab disapa Ari Utami dari Radio Andika FM Kediri yang merupakan praktisi siaran radio sejak tahun 1992 dan Winarsih dari SMKN 1 Nganjuk yang juga sebagai Ketua DPD Apwisindo Jatim. Hadir sebagai peserta bimtek 100 pelajar SMA, SMK dan SMK se-Kabupaten Nganjuk.
Dalam sambutannya, Kepala Diskominfo Kabupaten Nganjuk Slamet Basuki menyampaikan bahwa Diskominfo merupakan salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Nganjuk yang bertugas melayani masyarakat dalam bidang komunikasi dan informasi.

“Dengan karya-karya dan program-program yang kami miliki, salah satunya yakni meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) warga Nganjuk terkait dengan komunikasi dan informasi. Dikemas dalam bentuk bimtek radio broadcasting dan podcast bagi para pelajar SMA, SMK dan MA di Kabupaten Nganjuk,” terang Slambas, sapaan akrab Slamet Basuki.
Slambas mengungkapkan, banyak prestasi yang telah diukir generasi muda Kota Bayu. Baik di tingkat Kabupaten, Provinsi ataupun Nasional.

“Bakat dan keterampilan para pelajar Nganjuk keren-keren. Banyak yang sudah mengikuti kompetisi tingkat Kabupaten, Provinsi hingga Nasional. Dan banyak yang menjadi juara. Ini membuktikan SDM warga Nganjuk tidak kalah dengan Kabupaten/Kota lainnya,” tuturnya.
Selain itu, Slambas juga berharap acara-acara positif yang mewadahi generasi muda Kota Bayu dalam meningkatkan potensi dan kreativitasnya seperti bimtek broadcasting dan podcast bagi pelajar SMA, SMK dan MA dapat terus diselenggarakan pada tahun-tahun berikutnya.
“Setelah acara ini, diharapkan kedepan semuanya bisa membuat konten kreator sendiri, broadcast dan podcast dengan karakternya sendiri. Ayo semangat mencari wawasan dengan cara apapun. Berkumpul dengan teman, saling sharing mencari referensi dan literasi melalui internet atau lainnya,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu peserta bimtek yang berasal dari SMAN 2 Nganjuk Belizia berharap Radio Sekolah dibentuk di masing-masing SMA, SMK dan MA se-Kabupaten Nganjuk. “Untuk meningkatkan kreativitas kami para pelajar. Juga sebagai media bertukar informasi,” jelasnya.
“Selain itu juga untuk menghilangkan rasa bosan kami di sekolah, terutama disaat jam istirahat,” imbuhnya.
Selain diberikan materi mengenai dunia broadcasting dan podcast peserta bimtek juga diberi kesempatan untuk langsung mempraktekkan ilmu yang baru mereka dapat. Diskominfo menyediakan studio mini yang bisa digunakan langsung oleh peserta untuk praktik. Selain itu, peserta juga dibekali dengan cara untuk membuat radio online dengan low-budget agar semua peserta bisa langsung praktek setelah mengikuti bimtek serta agar bisa mendapatkan audien dari berbagai belahan dunia.