Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Nganjuk menggelar grand final Lomba Cerdik Cermat Komunikatif (LCCK) Kelompok Informasi Masyarakat pada Minggu (23/10/2022) di Alun-alun Kabupaten Nganjuk.
Kegiatan tersebut diselenggarakan dengan tujuan untuk menumbuhkan partisipasi masyarakat terhadap informasi publik yang semakin up to date. Terlebih saat ini digitalisasi informasi semakin berkembang pesat. “Perkembangan media sosial sangat cepat. Diperlukan filter supaya informasi dapat tersaring,” ucap Kepala Diskominfo Kabupaten Nganjuk, Slamet Basuki.

Slambas, sapaan akrabnya, menyebutkan saat ini Diskominfo Kabupaten Nganjuk telah berhasil melahirkan sebanyak 97 KIM dari seluruh Desa/Kelurahan di Kabupaten Nganjuk. “Semuanya bagus. Sebagai organisasi perangkat daerah (OPD) yang mengampu informasi dan komunikasi, kami cari tiga yang terbaik dari semuanya untuk dilombakan,” ungkapnya.
“Sesuai arahan, dukungan dan dorongan Plt Bupati Nganjuk Kang Marhaen. Kita libatkan masyarakat melalui KIM. Kita upayakan terus mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui informasi yang baik dan bermanfaat,” pungkasnya.
Slambas juga menyebutkan bahwa Kementerian Komunikasi dan Informatika RI telah memberikan wadah bagi KIM di seluruh Indonesia melalui website kim.id. Melalui situs tersebut, KIM dapat berkreasi dalam menyampaikan informasi positif terkait desa atau kelurahan.
Sebagai informasi, dari hasil seleksi 97 KIM tersebut didapatkan 3 kelompok yang berhasil melaju ke babak final. Yakni KIM Mandiri dari Kelurahan Mangundikaran (Nganjuk), KIM Cempaka Rahayu dari Desa Cepoko (Berbek) dan KIM Trengginas dari Desa Loceret (Loceret).
Dari beberapa rangkaian babak final yang harus diikuti ketiga kelompok tersebut, KIM Trengginas (Loceret) berhasil menjadi juara pertama. Juara kedua dan ketiga diraih KIM Cempaka Rahayu dari Desa Cepoko (Berbek) dan KIM Mandiri dari Kelurahan Mangundikaran (Nganjuk).
“Beberapa hal yang ditanyakan juri terkait isu yang terjadi di masyarakat. Diantaranya pertanian, kesehatan dan kemasyarakatan,” imbuh Slambas sembari menyebut juri berjumlah tiga orang yang berasal dari Dinas Pertanian, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) dan Diskominfo Kabupaten Nganjuk.