Sedang Memuat...
Diskominfo Nganjuk | Menyatukan | Melayani

Detail Berita

Dinas Pertanian Nganjuk Kenalkan Produk Kopi Asli Nganjuk 'Kopi Argo Wilis'

2022-10-04 Admin

Dinas Pertanian Nganjuk Kenalkan Produk Kopi Asli Nganjuk 'Kopi Argo Wilis'

Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk berkesempatan mengisi acara talkshow dengan menggandeng Abdul Marjani sebagai petani sekaligus pengusaha kopi di Desa Margopatut, Sawahan dalam program acara 'Beranda Kominfo bersama Sahabat Tani' 105,3 RSAL FM, Senin(3/10/2022) malam.

Dipandu host Asty Hanifa, Marjani menceritakan awal mula dirinya menjadi pengusaha kopi. Diceritakan Marjani ia memulai usahanya dengan bertani terlebih dahulu yang merupakan turun temurun dari orangtuanya. Dulunya ia mulai menanam jenis kopi nangka dan kopi sekar seluas 2 hektar yang ia tanam di wilayah lereng Gunung Wilis.

Dengan semangat dan kegigihannya saat ini Abdul telah memiliki usaha kopi yang ia gagas bersama kelompok tani disana. Lalu  di-branding  menjadi 'Kopi Argo Wilis' yang 100 persen kopi asli dari lereng Gunung Wilis dengan dua jenis varietas yakni ekselsa/nangka dan robusta. Awal terciptanya produk Kopi Argo Wilis itu dikatakan Marjani karena ia melihat berbagai media sosial tentang bagaimana mengolah kopi dalam bentuk kopi seduh. Sehingga terpikirkan olehnya untuk menciptakan produk tersebut, hal itu tak lepas dari peran PPL dan Dinas Pertanian Nganjuk dalam mendampingi dan memfasilitasi.

"Awalnya saya melihat media sosial bagaimana cara pengolahan kopi menjadi kopi siap seduh, lalu akhirnya saya dibimbing oleh PPL Dinas Pertanian untuk mewujudkannya", jelasnya.

Disampaikan Marjani dalam bertani kopi ia persiapkan mulai dari pembenihan, penanaman, pemetikan, pengolahan, proses roasting hingga pengemasan tentu dengan pengawasan dari PPL. Saat ini Marjani bersama Dinas Pertanian memasarkan produknya melalui media sosial. Ia berharap kedepan produk kopinya dapat lebih dikenal dan dinikmati oleh masyarakat baik didalam Nganjuk maupun luar Nganjuk. "Semoga produk Kopi Argo Wilis ini semakin berkembang, lebih dikenal orang banyak dan dapat dinikmati masyarakat Nganjuk juga masyarakat luar Nganjuk", harapnya.

Suryani selaku Koordinator Dinas Pertanian mengaku, dulunya ia mendampingi orang tua Marjani sejak tahun 2010 dan kemudian diteruskan oleh Marjani sampai saat ini.
"Tahun 2020 akhirnya Dinas Pertanian memberikan fasilitas untuk mendukung pengolahan kopi tersebut. Yaitu berupa mesin roasting, mesin grender, dan mesin siller untuk pengemasannya", jelasnya.

Dijelaskan Suryani kopi jenis nangka memiliki cita rasa yang khas dari kopi jenis lainnya karena kopi jenis ini terdapat rasa masam. Sedangkan kopi robusta memiliki rasa yang lebih kuat dan pahit. "Ini tergantung selera masing-masing dengan cita rasa yang khas masing-masing jenis kopi tersebut", ungkapnya.

Sementara Luky Handayani selaku PPL Dinas Pertanian menambahkan bahwa terciptanya produk olahan Kopi Argo Wilis itu terinsipirasi dari hasil studi banding ke kelompok tani Arabica Lestari Kabupaten Blitar. "Dari sana kita terpikirkan untuk menanam kopi yang cocok untuk kita tanam di lereng wilis yaitu kopi nangka dan robusta", ucapnya.

Luky menerangkan bahwa di Desa Margopatut saat ini sudah ada tiga kelompok tani binaannya yang menanam kopi jenis ekselsa/nangka dan robusta yaitu Kelompok Tani Setyotuhu dengan luas tanam 2 hektar Kelompok Tani Sembung Tani sekitar 3 hektar dan Kelompok Tani Jaten Makmur sekitar 1,5 hektar.

Dikatakan Luky bahwa masa tanam hingga panen kopi tersebut adalah sekitar 6 bulan petik merah. Artinya kopi tersebut dipanen harus sampai berwarna merah karena kopi yang bagus kualitasnya adalah yang sudah memerah yakni sudah matang.
"Selama ini kendala petani mereka memetiknya itu masih campuran antara yang berwarna kekuningan dan yang sudah merah itu mereka campur sehingga ini kami perlu melakukan pendampingan mulai budidaya, panen, pasca panen sampai pemasarannya", tuturnya.

Kedepan Luky bersama Dinas Pertanian Nganjuk dan para petani kopi Nganjuk dapat lebih mengembangkan potensi pertanian varietas kopi sebagai ikon produk kopi khas Nganjuk. Selain itu tak hanya kopi saja tapi juga varietas buah atau lain sebagainya. "Semoga kita dapat mengangkat produk lokal Nganjuk salah satunya kopi ini dan tidak menutup kemungkinan untuk produk hortikultura seperti alpukat, durian dan sebagainya untuk dapat diangkat produknya ke luar daerah tak hanya Nganjuk", tutupnya.

×
Kontak Kami

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nganjuk

Jl. Merdeka No. 21, Nganjuk 64419
diskominfo@nganjukkab.go.id
(0358) 61 11 87

🔍 Lihat Peta