Alumni Paskibraka Jatim 2021 Made dan Fany Bagikan Cerita Inspiratifnya untuk Generasi Muda Nganjuk


 2022-09-21 |  Admin

Generasi muda Kabupaten Nganjuk terus unjuk talentanya, kali ini dua pemuda berpestasi itu datang dari Made Satriya P.D.P dan Fany Natalia Hariyono yang berkesempatan menjadi narasumber dalam program acara Gelora Pemuda bertajuk 'Ngobrol Bareng Pemuda Inspiratif' dipandu host Tyo, Selasa (20/9/2022).

Keduanya terpilih dalam seleksi pemilihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2021. Made bertugas dalam pasukan 45 pengibar bendera pusaka dan Fany sebagai pembawa baki bendera pusaka di upacara pengibaran bendera dalam rangka Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 76 di Provinsi Jawa Timur pada 17 Agustus 2021 silam.

Sebagai alumni Paskibraka Provinsi Jawa Timur tahun 2021, siswa-siswi asal SMA Negeri 3 Nganjuk yang tergabung dalam ekstrakurikuler paskibraka 'Garuda Bayu Semata' itu mengaku bersyukur dan tidak menyangka bahwa mereka akan terpilih dalam seleksi paskibraka tersebut. Made mengatakan bahwa semua itu dapat tercapai berkat semangat dan tentunya dukungan serta do'a dari kedua orang tuanya.

"Kuncinya kita harus tetap fokus dengan tujuan kita yaitu mengibarkan sang Merah Putih dengan sukses", tuturnya Made.

Selama masa pelatihan dan karantina, Made mendapatkan nilai-nilai yang terus ia ingat dan terapkan sehari-hari. "Pada saat pelatihan saya mendapat suatu pelajaran seperti cara melatih junior dengan baik, melatih kekompakan, dan tidak boleh bersikap apatis", paparnya.

Made lantas memberikan wejangan bagi adik-adik generasi muda Nganjuk, jika ingin menjadi anggota paskibraka baik tingkat kabupaten, provinsi, bahkan nasional maka harus giat berlatih mulai sekarang. "Pesan saya bagi adik-adik yang ingin mendaftar sebagai calon paskibraka kabupaten maupun provinsi atau nasional bisa berlatih mulai sekarang jaga pola makan, rajin olahraga, berlatih PBB dasar, dan tinggi badan putra 175 cm dan putri 165 cm", pesan Made.

Sementara itu, Fany yang bertugas membawa baki menceritakan perjuangannya melewati berbagai seleksi terlebih dulu dari Kabupaten Nganjuk sebelum akhirnya berlatih di Provinsi selama dua pekan.
"Selama latihan di Surabaya yang terasa cukup berat dengan latihan fisiknya apalagi dalam situasi pandemi harus selalu menjaga kesehatan dan terik matahari yang menyengat. Namun, semua itu terbayar dengan terpilih menjadi pembawa baki paskibraka 2021 Jawa Timur", ungkap Fany.

Kepada generasi muda Nganjuk Fany mengajak untuk terus semangat mengukir prestasi dan mengingatkan untuk belajar materi dalam persiapan tes psikologi dan tes wawasan kebangsaan yang juga merupakan salah satu syarat lolos paskibraka.
"Jangan lelah mengukir prestasi, terus semangat kejar apa yang di cita-citakan dan jangan patah semangat", pesan Fany.