Peringati HKGN 2022, Ketua PDGI Nganjuk Ajak Masyarakat Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut


 2022-09-16 |  Admin

Kesehatan gigi dan mulut tidak bisa diabaikan begitu saja, apalagi pada masa tumbuh kembang anak. Hal ini menjadi faktor pendukung utama dalam pemenuhan asupan gizi anak. Gigi dan mulut merupakan tempat masuknya makanan ke dalam tubuh sehingga menentukan jumlah asupan gizi. Gigi yang tidak sehat akan berpengaruh kepada asupan gizi yang masuk dalam tubuh sehingga menyebabkan kondisi kesehatan yang tidak baik.

Hal tersebut disampaikan oleh drg. Ronny INK selaku Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Nganjuk saat menghadiri acara talkshow 105,3 RSAL FM pada Jumat (16/9/2022) yang didampingi oleh drg. Vivi Tri Asfi.

drg. Ronny mengatakan bahwa di Kabupaten Nganjuk kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi masih tergolong rendah. “Karena masih banyak masyarakat yang datang ke dokter gigi atau puskesmas ketika sakit saja,” ujarnya.

Masalah kesehatan gigi dan mulut yang sering ditemui diantaranya karies gigi atau gigi berlubang, pulpitis atau nyeri gigi yang didahului gigi berlubang, gingivitis atau gusi berdarah, bau mulut, dan gigi sensitif.

Oleh sebab itu, menurut drg. Ronny, penting untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Dimulai dengan hal yang sederhana yaitu menyikat gigi dengan teratur setiap pagi dan malam sebelum tidur, menggunakan sikat gigi bulu halus dan pasta gigi berfluoride, dan pastikan seluruh permukaan gigi tersikat.

“Kesehatan gigi harus dijaga sejak masa kanak kanak, sehingga di masa tua, kondisinya tetap terjaga dengan baik. Untuk itu selain rajin menyikat gigi secara teratur, juga meminta masyarakat untuk rutin memeriksakan kondisi giginya ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali,” sarannya.

Lebih lanjut, drg. Vivi menjelaskan pemeriksaan rutin ke dokter gigi juga berfungsi sebagai deteksi dini untuk melihat kemungkinan munculnya penyakit serius lain pada rongga mulut, termasuk kanker. Dokter gigi akan memberikan saran untuk menemui dokter spesialis tertentu jika diperlukan pemeriksaan lanjutan.

"Penanganan secara dini akan menghindari kasus penyakit gigi yang lebih parah sehingga biaya pengobatannya pun lebih hemat. Pemeriksaan rutin tidak hanya terfokus pada gigi dan gusi, lidah dan bagian lain dalam rongga mulut juga dapat diketahui kondisi kesehatannya," tuturnya.

“Jadi, kami menghimbau dengan membiasakan sikat gigi di pagi hari setelah sarapan dan di malam hari sebelum tidur,” ajaknya kepada masyarakat Kabupaten Nganjuk.

Peringatan tahun ke 12, HKGN tahun ini mengangkat tema 'Pulih Bersama dengan Senyum Sehat Indonesia', lebih dari 700 ribu anak Indonesia berkumpul di berbagai daerah untuk melakukan gerakan sikat gigi bersama dalam rangka Hari Kesehatan Gigi Nasional (HKGN) tahun 2022 pada tanggal 12 September. 

Momentum ini sekaligus dimanfaatkan untuk menggugah kesadaran akan pentingnya kesehatan gigi dan mulut. Kegiatan ini juga menjadi pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sikat gigi anak Indonesia serentak dengan peserta terbanyak.

Untuk diketahui, peringatan HKGN dilaksanakan serentak secara nasional melalui sambungan virtual, dan di Kabupaten Nganjuk diikuti secara serentak oleh siswa-siswi sekolah dasar di Kota Bayu. Total ada 1.500 siswa sekolah dasar mengikuti kegiatan sikat gigi massal serentak. Selain SD Aisyiyah 1 Nganjuk sikat gigi massal juga dilaksanakan di SD Baitul Izzah dan SDN 1 Kauman Nganjuk.