Menurut Wikipedia Seni adalah keahlian membuat karya yang bermutu (dilihat dari segi kehalusannya, keindahannya, fungsinya, bentuknya, makna dari bentuknya, dan sebagainya), seperti tari, lukisan, ukiran. Seni meliputi banyak kegiatan manusia dalam menciptakan karya visual, audio, atau pertunjukan yang mengungkapkan imajinasi, gagasan, atau keprigelan teknik pembuatnya, untuk dihargai keindahannya atau kekuatan emosinya.
Dipandu host Asti Hanifa dalam program acara talkshow 'Beranda Kominfo', Selasa (13/9/2022) kali ini menghadirkan pemuda berprestasi di bidang seni khususnya modern dance, ia adalah Ardian Wanandi. Acara ini bekerjasama dengan Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Nganjuk yang senantiasa mendukung dan memfasilitasi minat dan bakat generasi muda Kota Bayu.
Pemuda Kota Bayu yang akrab disapa Ardian itu membagikan ceritanya kepada miarsa bahwa ia mulai menekuni dunia tari modern itu sejak duduk di kelas 3 Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sebelumnya ia juga sudah menekuni dunia tari tradisional saat masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).
Walaupun sempat tidak mendapat dukungan dari orang tua dan adanya ejekan dari teman-temannya Ardian tetap semangat dan melangkah diatas kakinya membuktikan dengan torehan prestasi-prestasinya.
Ardian lantas mengungkapkan alasannya mengapa menekuni modern dance yakni karena menurutnya modern dance terlihat keren dan disetiap gerakannya ada pengetahuan tentang tradisional juga.
"Suka modern dance karena terlihat keren dan ada knowledge tentang tradisional juga, gerakannya juga variatif", tuturnya.
Selain berprestasi di bidang koreografi, Ardian juga mampu menciptakan sendiri gerakan-gerakan dance-nya. Ia rajin mengikuti workshop/pelatihan untuk menambah skill dance-nya, namun ia mulai fokus di dunia modern dance khususnya hip-hop saat ia masih kelas 1 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Basic hip-hop style kata Ardian terdiri dari banyak gaya gerakan. Namun di timnya ia menerapkan style afro and half. "Untuk di S teem dance crew sendiri kami menerapkan style dance afro and half asal tariannya dari Afrika dikembangkan di Amerika", jelasnya.
Saat ini Ardian memiliki anggota 11 orang dalam timnya bernama 'S teem dance crew' yang dibentuk sejak SMK yang awalnya beranggotakan 4 orang. Kemudian ia open recruitment hingga menghasilkan 30 orang dancer yang anggotanya mulai usia 16 tahun.
Ardian juga membentuk Dance School untuk anak-anak maupun pemuda yang ingin mengembangkan bakatnya di bidang modern dance. "Kami punya Dance School, jadi yang ingin belajar dance silakan menghubungi lewat pesan di media instagram kami "S teem dance crew' untuk dapat info lebih lanjut", paparnya.
Kedepan Ardian dan timnya akan lebih fokus untuk mengenalkan dan mengedukasi masyarakat bahwa dance itu tidak hanya identik dengan perempuan saja dan ia ingin menghilangkan pandangan miring seseorang tentang dance selama ini. Dan membangun karakter itu sangat penting.
"Character building itu sangat penting, kita harus bisa mengedukasi diri sendiri mencari pengetahuan dan berani melangkah", pesannya kepada masyarakat dan generasi muda Kota Bayu.
Sebagai informasi dari dunia modern dance yang ia tekuni Ardian telah berhasil meraih prestasi dari berbagai kompetisi dan berbagai kota diantaranya adalah :