Sedang Memuat...
Diskominfo Nganjuk | Menyatukan | Melayani

Detail Berita

Disperta Nganjuk Perkenalkan Agrowisata Jambu Kristal

2022-09-02 Admin

Disperta Nganjuk Perkenalkan Agrowisata Jambu Kristal

Acara talkshow RSAL 105,3 FM edisi hari Kamis (01/09/2022) malam, agak berbeda dari biasanya. Pasalnya narasumber kali ini datang dari Petani Jambu Kristal di Kecamatan Ngronggot, didampingi Rina selaku Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk menyampaikan deskripsi Agrowisata Jambu Kristal tersebut.

Dikatakan Rina bahwa agrowisata jambu kristal yang ada di wilayah Kecamatan Ngronggot tersebut memiliki luas tiga hektar dan dikembangkan di area persawahan. “Tempatnya enak, asik dan pengunjung bisa memetik sendiri, “ ucapnya.

Menurut Rina, sebagai PPL Dinas Pertanian pihaknya selalu melakukan pembinaan kepada petani jambu kristal tersebut. Mulai pembinaan dari pembibitan, penanaman hingga cara mengobati berbagai penyakit pada tumbuhan jambu kristal.

Selain itu, pihaknya juga mendampingi hingga pemasarannya. Karena pada saat panen raya tentunya banyak persaingan. “Kami selalu mendampingi Pak Arif dan petani lainnya hingga pemasarannya,“ imbuhnya.

Narasumber hebat dalam penyampaian destinasi baru Agrowisata Jambu Kristal di acara Talkshow RSAL-FM

Sementara itu, sebagai narasumber Dwi Arif, menyampaikan perjalananannya dalam mengembangkan agrowisata jambu kristal diwilayahnya.

Dijelaskannya, bahwa usaha pengembangan agrowisata jambu kristal ini sudah ia geluti sejak lima tahun yang lalu. Hal tersebut dimulai sejak ia gagal dalam berbagai usaha seperti dagang hingga berternak, kemudian ia mendalami pembibitan pada jambu kristal tersebut.

“Alhamdulillah setelah melakukan pembibitan tersebut, banyak yang berminat untuk membelinya. Selain itu, pertumbuhan jambu kristal sangat cepat dan buahnya banyak. Sejak itu, saya memutuskan untuk mengembangkan sendiri jambu kristal tersebut dan Alhamdulillah sekarang sudah mulai dicari masyarakat,“ tandasnya.

Disampaikan Dwi Arif, bahwa jambu kristal untuk saat ini banyak diminati masyarakat. Karena beda dari jambu lainnya, selain itu jambu kristal juga lebih banyak dagingnya, tidak berbiji dan pertumbuhannya sangat cepat. Sehingga budidaya sangat mudah. “8 bulan sudah bisa panen, rasanya pun lebih enak, manis dan kres renyah,” jelasnya

Lebih lanjut Dwi Arif, mengungkapkan bahwa diawal pengembangan banyak hal yang menjadi tantangan baginya, salah satunya yakni pangsa pasar. Namun dengan semangat pantang menyerah, sekarang agen untuk penerimaan buahnya sudah banyak. Setelah awalnya masih dirasa asing oleh masyarakat, karena lebih mengenal jambu kluthuk sekarang sudah banyak yang mencari baik bibit maupun buahnya.

“Bahkan sekarang sampai di Kalimantan, disana digunakan sebagai rujak jambu kristal yang sempat viral itu. Selain itu untuk pasar lokal juga mampu terjual 1 ton perhari di wilayah Nganjuk dan Kediri,“ tambahnya.

Pada musim kemarau, menurut Arif, menjadi permasalahan sendiri karena kebutuhan air yang banyak, Lebih lanjut, Arif mengatakan bahwa untuk saat ini pengembangan agrowisata jambu kristal di wilayah Ngronggot yang ia tangani seluas tiga hektar. “Semoga dengan penghasilan yang meningkat kedepan, pengembangan jambu kristal bisa diperluas,“ harapnya.

Pihaknya juga bersedia melakukan pendampingan bagi warga yang ingin mengembangkan jambu kristal. Mulai dari bibit, perawatan bahkan hingga pemasaran. Rencana kedepan, Arif ingin mengembangkan jambu kristalnya dengan membuat kripik jambu kristal. Namun karena kendala peralatan yang mahal, rencana ini masih belum bisa terwujud. "Kendala kami saat ini karena mahalnya facum frying, kami yang petani ini belum bisa membeli untuk mewujudkan itu,"ungkap Arif.

“Yuk, kunjungi agrowisata jambu kristal kita. Dijamin buahnya enak, segar dan manis,“ imbuhnya. (Hs/Ys)

.

 

×
Kontak Kami

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nganjuk

Jl. Merdeka No. 21, Nganjuk 64419
diskominfo@nganjukkab.go.id
(0358) 61 11 87

🔍 Lihat Peta