KOTA BATU, PING- Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa membuka Jatim Kominfo Festival (JKF) 2022, Senin (25/7/2022) di Balai Kota Among Tani, Kota Batu.
Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan pentingnya digital ekosistem bagi dunia saat ini. Literasi digital menjadi penting dalam pembangunan ekonomi suatu daerah.
Sehingga harus diurai, di-breakdown dan disiapkan karena berkaitan dengan startup. "Berapa target startup di Jatim dan digital ekosistem untuk UKM kita," tandasnya.
Gubernur Jawa Timur mengungkapkan tentang tantangan kedepan dalam pembangunan ekonomi yang harus kita hadapi. Prediksi Jack Ma, kata Gubernur, di 2030 yang disampaikan melalui World Economic Forum bahwa backbone (tulang punggung) ekonomi dunia 80 persen bergantung pada UMKM. UMKM di dunia 80 persen bakal menjadi e-commerce dan 99 persen akan menjadi online.
"Bagaimana kita menghadapi digital untuk UKM, kenapa diperlukan penguatan? Karena 57,81 persen kontribusi PDRB di Jatim dari sektor UMKM," ucapnya.
Maka, plan of action dalam mengakselerasi transformasi digital perlu menjadi perhatian kita bersama. Pengembangan startup sangat diperlukan. Tugas pemerintah adalah untuk menjaga, mengawal dan merealisasikan tranformasi digital. Bahwa, transformasi informasi yang menjaga dan mengawal kesatuan RI.
Untuk itu, Gubernur berharap terbangunnya kolaborasi, sinergi satu dengan lain yang saling menguatkan. “Konten-konten inspiratif yang mampu membangun produktivitas, semangat, dan pemikiran yang positif harus terus ditingkatkan. Semoga kita semua bisa menjaga sinergisitas dari seluruh elemen strategis di Jawa Timur," bebernya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jatim Hudiono dalam lapoannya menyampaikan, penyelenggaraan Jatim Kominfo Festival (JKF) dilatarbelakangi oleh komunikasi dan informasi publik yang menjadi tulang punggung utama institusi pemerintah sebagai informasi keberhasilan program pemerintah.
Saat ini, lanjut Hudiyono masyarakat menginginkan informasi tepat dan cepat yang berkenaan dengan program pemerintah yang dekat dengan masyarakat. Untuk itu saat ini pemerintah terus berbenah diri meningkatkan percepatan informasi.
"Seperti pemerataan dan perluasan akses digital bagi seluruh lapisan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur jaringan dan penguatan aplikasi," kata Hudiyono, pihaknya mencontohkan dengan adanya peralihan TV analog ke siaran TV digital menjadi ruang besar untuk melakukan komunikasi publik sekaligus meningkatkan literasi digital.
Selanjutnya, Kadis Kominfo Jatim menambahkan, JKF diharapkan mampu menjadi etalase bagi kemajuan komunikasi seperti perluasan digital melalui jaringan. Dengan maksud dan tujuan untuk mempublikasikan inovasi komunikasi publik, teknologi, serta pengelolaan data statistik. Tujuannya, menyajikan informasi murah dan mudah di akses sebagai diseminasi publik melalui konten positif yang mengungkit ekonomi lokal.
Gelaran yang diinisiasi oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur ini berlangsung selama 4 (empat) hari pada tanggal 25-28 Juli 2022 dan mengangkat tema "Optimis Jatim Bangkit dengan Akselerasi Transformasi Digital."
Turut hadir dalam acara ini antara lain Perwakilan Kementerian Kominfo RI, Forkopimda Provinsi Jawa Timur dan Kota Batu, Bupati dan Walikota se-Jawa Timur, Kepala Dinas Provinsi Jawa Timur, Kepala Dinas Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, dan pemangku kepentingan terkait lainnya.
Beberapa kegiatan yang akan digelar dalam 4 hari tersebut berupa Forum Statistik, Forum Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Forum Walidata, Workshop Kehumasan, Workshop Literasi Digital, Workshop Jatim Smart Innovation, Workshop Smart Communication Product, Workshop Relawan TIK, Sosialisasi Pembinaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), dan penyerahan anugerah pewarta warga (APW) se Jawa Timur, serta penyerahan Jatim Public Relation Award (JPRA).
Sebagai informasi, dalam gelaran Jatim Publik Relation Award (JPRA), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Nganjuk berhasil lolos 5 besar kategori website Diskominfo Kabupaten/Kota se Jawa Timur.