Nganjuk, PING - Dalam rangka mewujudkan perencanaan pembangunan yang baik dan optimal bagi masyarakat, diperlukan sinergitas dan penguatan kelembagaan antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Kabupaten Nganjuk dalam hal pengelolaan data. Untuk itu, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kab. Nganjuk mengadakan Forum Group Discussion (FGD) yang bertajuk Penyusunan Data Sektoral Kabupaten Nganjuk Tahun 2022 di Ruang Rapat Candi Lor pada Rabu (30/3/2022).
Hadir secara langsung memberikan sambutan, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kab. Nganjuk, Dra. Rr. Heni Rochtanti, M.M, beserta Kepala Diskominfo Kab. Nganjuk Slamet Basuki, AP dan Kepala Bidang (Kabid) Statistik dan Pengelolaan Informasi Komunikasi Publik (PIKP) Diskominfo Kab. Nganjuk Hari Purwanto, S.T.
Turut hadir menjadi narasumber, Kepala Bidang I (Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah) Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kab. Nganjuk, Nono Agung Prastowo dan Ari Soeprapto dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kab. Nganjuk. Serta undangan yang terdiri dari Sekretaris OPD dan Kepala Sub Bagian (Kasubag) Program dan Evaluasi OPD se Kabupaten Nganjuk.
Dalam sambutannya, Heni Rochtanti menyampaikan pelayanan publik baik di Pusat maupun di Daerah kedepan nanti akan menganut sistem Dilan atau Digital Melayani.
“Pelayanan publik merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam kehidupan sehari-hari. Ada berbagai macam pelayanan publik, salah satunya yaitu menyuguhkan data yang dibutuhkan oleh masyarakat,” jelasnya.
Heni Rochtanti juga menyampaikan pentingnya penguatan kelembagaan dalam pengelolaan data di Pemkab Nganjuk. Hal ini untuk memudahkan dalam pengelolaan data-data ASN yang ada di Kabupaten Nganjuk.
“Karena data-data terbaru yang diperlukan, sebagai contohnya untuk penghitungan TPP itu diperoleh dari desk dan data yang ada di masing-masing OPD. Tentunya ini akan memudahkan Bagian Organisasi dan tentunya ASN itu sendiri,” tutur mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) Kab. Nganjuk tersebut.
“Dinas Kominfo telah memfasilitasi dan masing-masing OPD sebagai produsen data harus menginput serta memperbarui data-datanya tersebut di dashboard. Harus tepat waktu supaya tidak keliru dalam pembentukan perencanaan maupun kebijakan,” tegasnya sembari menyebut pentingnya sinergi data lintas OPD di Kabupaten Nganjuk.
Sementara itu, dalam sambutannya Slamet Basuki menyampaikan pentingnya penyusunan data statistik sektoral Kabupaten Nganjuk dalam mendukung Satu Data Indonesia (SDI).
“Untuk mewujudkan ketersediaan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses dan dibagipakaikan antar instansi pusat dan daerah sebagai dasar perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan pengendalian pembangunan,” tutur pria yang akrab disapa Slambas tersebut.
“Nanti akan diadakan bimbingan teknis atau bimtek dashboard satu data tentang bagaimana cara mengelola data, mulai dari collecting dan verifikasi internal OPD. Setelah itu baru dilakukan verifikasi tingkat Kabupaten sehingga menghasilkan data yang valid,” tambahnya.