NGANJUK, PING- Anak membutuhkan pendidikan yang tepat sejak dini untuk mengasah keterampilan bersosialisasi dan perkembangan otak. Hal ini disampaikan oleh Siti Daroja selaku Kepala Seksi Pendidikan Anak Usia Dini, saat menjadi narasumber di acara talkshow 105,3 RSAL FM, Rabu (09/03/2022).
Menurut Siti, PAUD adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak usia dini yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani.
Hal ini ditujukan agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan dasar dan kehidupan tahap berikutnya. PAUD sendiri sebenarnya mencangkup Taman Bermain (TK), dan pendidikan non formal seperti Kelompok Bermain atau playgroup, Taman Kanak-kanak Luar Biasa, Taman Penitipan Anak, dan Satuan PAUD sejenis.
"Jadi yang paling penting ditekankan PAUD adalah istilah umum yang di dalamnya mencakup TK maupun Playgroup. Sehingga bisa disimpulkan TK adalah bagian dari PAUD, " tegasnya.
Sebaliknya, PAUD merupakan pendidikan yang menjadi salah satu upaya untuk melatih anak dalam bersosialisasi. Di playgroup anak-anak diperkenalkan tentang sekolah sejak dini, bagaimana berinteraksi dengan orang lain, cara mengenal warna, bentuk, binatang, dan sebagainya sebagai bentuk pengetahuan dasar.
"Kita ajarkan mereka untuk pengenalan huruf dengan cara berinteraksi dan bermain, itu merupakan salah satu bentuk pembelajaran yang paling efektif untuk anak-anak, " tambahnya.
Sementara itu, Esty Handayani selaku Kabid PAUD Dan Pendidikan Non Formal menyampaikan bahwa salah satu pendidikan non formal yang ada di lembaga khusus Kabupaten Nganjuk meliputi Sanggar Kegiatan Balajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
Pendidikan Non Formal tersebut dapat menjadi pelengkap dari pendidikan formal, terlebih jika dikaitkan dengan keterbatasan- keterbatasan yang diakibatkan karena adanya krisis.
"Hal ini dimaksudkan agar anak makin tumbuh kesadaran akan pentingnya pendidikan," tutup Esty.
(Cy/Yos)