Sedang Memuat...
Diskominfo Nganjuk | Menyatukan | Melayani

Detail Berita

BNNK Bertekad Mewujudkan Nganjuk BERSINAR

2022-02-09 Admin

BNNK Bertekad Mewujudkan Nganjuk BERSINAR

NGANJUK, PING-Pencegahan narkotika merupakan salah satu tugas pokok fungsi (tupoksi) utama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Nganjuk. Pencegahan itu dalam rangka mengajak masyarakat menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba. 

Muhlis Ariyanto selaku Penyuluh Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap (P4GN) BNNK Nganjuk menjelaskan, pihaknya juga memiliki tupoksi lain. Yakni pemberantasan, pemberdayaan masyarakat, dan fungsi rehabilitasi. 

“Jika empat fungsi itu dapat berjalan bersama-sama, maka akan terwujud sebuah wilayah yang bersih narkoba atau BERSINAR,” tuturnya saat menjadi narasumber talk show program Dinamika 105,3 RSAL FM, Selasa (08/02/2022).

Untuk itu, Muhlis mengajak masyarakat ikut berpartisipasi dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba. Mulai dari tidak melakukan penyalahgunaan narkoba itu sendiri, sampai menyebarkan informasi mengenai dampak buruk yang terjadi. “Akibat dari penyalahgunaan narkoba,” tambahnya.

Sementara itu, Dida selaku Penyuluh P4GN BNNK Nganjuk lainnya menyampaikan bahwa ada berbagai upaya pencegahan narkoba yang bisa dilakukan. Salah satunya dengan sosialisasi ke sekolah-sekolah mengenai bahaya, dampak buruk dan cara pencegahan penyalahgunaan narkoba. Khususnya bagi remaja usia sekolah.

“Kami juga memiliki program lainnya. Yaitu Remaja Teman Sebaya Anti Narkoba. Program ini diselenggarakan setiap tahunnya dengan mengumpulkan perwakilan remaja dari tiap SMA di Kabupaten Nganjuk,” lanjutnya pada acara yang dipandu Asti Hanifa itu.

“Kami kumpulkan dalam sebuah forum, kami beri pembekalan pengetahuan dan soft skill dengan tujuan agar mereka dapat menjadi stimulan bagi anak-anak lain di sekolah mereka. Dan bila dimungkinkan bisa menjadi kepanjangan tangan dari BNN,” tambah Dida.
 
Selain itu, Dida turut berpesan kepada orang tua untuk lebih waspada dan menaruh perhatian lebih terhadap pengeluaran anaknya. Caranya, misalnya jika anak meminta uang jajan yang lebih dari biasanya, namun tidak memberitahu apa yang akan ia beli dan tidak ada wujud dari barang yang ia beli, orang tua harus waspada.

“Takutnya anak membeli barang yang seharusnya tidak ia konsumsi seperti rokok, miras,” tutur Dida sambil mengatakan BNNK Nganjuk mendorong pencegahan berbasis keluarga, karena dianggap cara paling ampuh untuk menanamkan pemahaman kepada anak mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba.

“Perhatian orang tua terhadap anak harus lebih ditingkatkan, komunikasi yang baik antara orang tua dan anak juga harus diwujudkan. Bila perhatian dan komunikasi ini terjalin dan optimal, saya yakin anak tersebut akan selalu waspada dimanapun dia berada,” tutup Muhlis. (Bay/El) 

×
Kontak Kami

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nganjuk

Jl. Merdeka No. 21, Nganjuk 64419
diskominfo@nganjukkab.go.id
(0358) 61 11 87

🔍 Lihat Peta