Sedang Memuat...
Diskominfo Nganjuk | Menyatukan | Melayani

Detail Berita

Masuki Puncak Musim Penghujan, Ini Pesan BMKG

2022-01-07 Root

Masuki Puncak Musim Penghujan, Ini Pesan BMKG

NGANJUK, PING-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Nganjuk memprediksi Kota Bayu memasuki puncak musim penghujan pada bulan Januari hingga Februari 2022 nanti. Hal ini disampaikan Setiyaris selaku Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) Muda BMKG Nganjuk saat menjadi narasumber Talk Show di RSAL FM, Selasa (04/01/2022).

“Berbeda dengan curah hujan pada bulan Desember 2021 lalu. Kita perkirakan di bulan Januari dan Februari 2022 akan memasuki puncak musim hujannya,” terangnya pada acara yang dipandu host Asti Hanifa itu.

Menurut Setyaris, dari hasil pengamatan BMKG Nganjuk, curah hujan yang terjadi di wilayah Kabupaten Nganjuk pada bulan Desember 2021 tercatat telah terjadi 238 poin satu milimeter (mm). Kemudian curah hujan maksimal tercatat 33 mm, yaitu pada tanggal 21 Desember 2021. Dan minimal 0,1 mm terjadi pada tanggal 4 Desember 2021.

“Total curah hujan 238 poin satu mm tercatat dengan 26 hari hujan,” pungkasnya serambi menyebut curah hujan di bulan Desember masuk kedalam kategori bawah normal, dibandingkan pada bulan-bulan sebelumnya, yaitu tercatat 597 pada bulan November 2021.

Selain musim penghujan yang terjadi di Kabupaten Nganjuk, Setyaris juga menyampaikan tentang potensi penyertanya. Yakni angin kencang dan puting beliung yang tejadi saat hujan turun, diakibatkan oleh awan cumulonimbus. 

“Prakiraan curah hujan bulan Januari 2022 masih dalam kategori menengah dan tinggi. Masuk katergori 300-400 mm dalam satu bulan berpotensi di sebagian kecil Kertosono dan Tanjunganom. Sebagian besar Gondang, Lengkong, Ngluyu, Nggronggot, Prambon dan Rejoso. Sementara kategori 400-500 mm sebagian kecil terjadi di Ngluyu, Ngronggot, Rejoso dan Prambon. Kemudian sebagain besar Gondang, Kertosono, Lengkong, Sawahan dan Tajunganom. Dan seluruh Bagor, Baron, Berbek, Jatikalen, Loceret, Nganjuk, Ngetos, Pace, Patianrowo, Sukomoro dan Wilangan,” tambahnya.

“Sementara Kecamatan Sawahan potensi hujannya di atas 500 mm,” imbuhnya serambi mengimbau masyarakat di daerah sekitar pegunungan untuk selalu waspada dan berhati-hari, sebab dengan durasi hujan lebat kurang lebih 1 jam, maka potensi longsor di daerah pegunungan sangat besar.

Sementara itu Purwo Yuliantoro selaku PMG Muda BMKG Nganjuk menjelaskan tentang ke gempaan di Jawa Timur. Teracatat, total ada sebanyak 76 kejadian gempa. Dimana dua diantaranya gempa dirasakan. “Gempa berpusat di Kabupaten Jember,” jelasnya.

“Masyarakat tidak perlu panik, yang paling penting adalah evakuasi mandiri. Segera berlindung. Bagi masyarakat sekitar pantai misalnya untuk menjauh ke tempat yang lebih tinggi. Evakuasi atau mitigasi mandiri yang terpenting,” imbuhnya.

(ZK/AL).

Berita ini telah terbit pada Portal Informasi pemkab Nganjuk (PING) pada 4 Januari 2022 

Sumber: https://www.nganjukkab.go.id/home/detail-kabar/masuki-puncak-musim-penghujan-ini-pesan-bmkg

×
Kontak Kami

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nganjuk

Jl. Merdeka No. 21, Nganjuk 64419
diskominfo@nganjukkab.go.id
(0358) 61 11 87

🔍 Lihat Peta