Sedang Memuat...
Diskominfo Nganjuk | Menyatukan | Melayani

Detail Berita

Gugah Partisipasi Masyarakat pada Pemilu, Ini Langkah KPUD Nganjuk

2021-10-28 Root

Gugah Partisipasi Masyarakat pada Pemilu, Ini Langkah KPUD Nganjuk

NGANJUK, PING- Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Nganjuk terus menggugah partisipasi masyarakat pada pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) yang akan datang. Salah satu upayanya, dengan memberi informasi dan edukasi.

"Informasi dan edukasi tersebut digelar melalui program pendidikan pemilih dan basis-basis pemilihan kepada calon pemilih jelang tahapan pemilu dan pilkada serentak tahun 2024," jelas Kurrotul A'yun selaku Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih (Sosdiklih), Partisipasi Masyarakat (Parmas), dan Sumber Daya Masyarakat (SDM) KPUD Nganjuk saat menjadi narasumber di 105,3 RSAL FM, Kamis (9/9/2021).

A'yun mengatakan, pendidikan pemilih adalah memberikan informasi dan edukasi tentang demokrasi. Dimulai dari pemutakhiran data calon pemilih sampai tahapan penetapan calon pemilih. Berdasarkan ketetapan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 290/PP.06-Kpt/06/KPU/IV/2021 tentang program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3). 

"Masyarakat akan diberikan pendidikan tentang pemilihan untuk melahirkan pemilih yang cerdas, mandiri dan rasional," jelasnya pada acara yang dipandu oleh Asti Hanifa tersebut.

Dalam memberikan edukasi tersebut, KPU membentuk paling sedikit 25 agen atau relawan pemilu. Pembentukannya berdasarkan basis-basis tertentu. "Kemudian para agen tersebut akan dilatih sesuai dengan lokus basisnya masing-masing," lanjutnya.

A'yun mengatakan, ada 11 basis-basis pemilihan yang akan disesuaikan dengan budaya masing-masing desa. Antara lain adalah basis keluarga atau masyarakat. Kemudian, basis pemilih pemula, basis pemilih pemuda, basis
perempuan, dan basis berkeperluan khusus. Yaitu, misalnya bagi mereka yang sedang dalam masa tahanan. 

Kemudian basis disabilitas, basis kaum marginal misalnya anak punk, dan basis netizen. Ada pula basis komunitas, basis keagamaan, dan basis relawan demokrasi.

"Karena kita masyarakat multikultur, maka para agen perubahan itu disesuaikan dengan budaya masyarakat desa masing-masing agar dapat lebih dipahami masyarakat", terang A'yun.

Untuk itu, A'yun menambahkan, dalam memberi edukasi tersebut, juga harus diimbangi dengan pemilihan media informasi yang tepat. Tujuannya agar daya suara masyarakat dapat didengar dan lebih menjangkau. 

A'yun berharap masyarakat Kota Bayu tidak hanya sebagai pemilih. Namun juga sebagai penyelenggara atau panitia. Tujuannya agar dapat menambah ilmu berdemokrasi. 

"Selain itu, agar masyarakat Nganjuk benar-benar mempersiapkan diri jelang pemilu 2024. Dan lebih giat mencari informasi tentang calon pemimpin ke depan. Karena hal tersebut adalah salah satu ciri pemilih yang cerdas," bebernya.

Berita ini telah terbit pada Portal Informasi Pemkab Nganjuk pada tanggal 9 September 2021

Sumber: https://www.nganjukkab.go.id/home/detail-kabar/gugah-partisipasi-masyarakat-pada-pemilu-ini-langkah-kpud-nganjuk

×
Kontak Kami

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nganjuk

Jl. Merdeka No. 21, Nganjuk 64419
diskominfo@nganjukkab.go.id
(0358) 61 11 87

🔍 Lihat Peta