NGANJUK, PING – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nganjuk memprediksi Kota Bayu akan memasuki puncak musim kemarau pada bulan Agustus 2021 nanti. Hal ini disampaikan Setiyaris selaku Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) BMKG Nganjuk saat menjadi narasumber talkshow di RSAL FM, Kamis (3/6/2021).
Setiyaris menjelaskan sesuai perhitungan yang dilakukan BMKG, pada bulan Mei 2021 telah memasuki awal musim kemarau. Meskipun masih terjadi beberapa kali hujan dengan intensitas ringan. Meski saat ini masih memasuki awal Juni, pihaknya mengimbau masyarakat Nganjuk agar selalu waspada sejak dini terhadap dampak puncak musim kemarau yang mungkin saja terjadi nanti.
“Untuk daerah yang berada di wilayah berpotensi kekeringan, mulai saat ini harus mempersiapkan diri untuk meminimalkan dampak dari kekeringan. Potensi terjadinya kebakaran hutan sangat tinggi. Apalagi menurut hitungan kami puncak kemarau akan terjadi pada Agustus nanti,” jelas Setiyaris sembari mengimbau masyarakat Nganjuk agar tidak bermain api di area hutan.
Sementara itu, Nur Hasyim yang juga PMG BMKG Nganjuk lainnya melaporkan evaluasi kegempaan di Jawa Timur pada bulan Mei 2021. Selama bulan Mei, telah terjadi gempa bumi di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya sebanyak 75 kali kejadian. “Gempa bumi tersebut didominasi oleh gempa bumi dangkal dengan kedalaman kurang dari 60 KM dengan kekuatan magnitudo 3 – 5 SR,” jelasnya.
Pada tanggal 21 Mei 2021 pukul 19.09 WIB di Jawa Timur telah terjadi gempa bumi dengan magnitude 6,2 SR dan kedalaman 110 KM. Dan berlokasi di 57 KM tenggara Kabupaten Blitar. Gempa bumi ini dirasakan di Blitar dengan intensitas V Skala Modified Mercalli Intensity (MMI). Dan di wilayah lainnya di Jawa Timur dengan intensitas III hingga IV Skala MMI. Selain itu juga dirasakan di Bali, Jawa Tengah dan Yogyakarta dengan intensitas kurang-lebih III Skala MMI.
Sebagai informasi, salah satu tugas dan fungsi BMKG adalah menyampaikan informasi tentang kondisi serta prospek cuaca, iklim maupun kegempaan suatu wilayah. Selain itu, tugas lainnya adalah edukasi masyarakat dengan beberapa program kegiatan. Antara lain Sekolah Lapang Iklim (SLI) untuk para petani. Kemudian, Sekolah Lapang Nelayan (SLN), Sekolah Lapang Gempa Bumi (SLG) dan BMKG Goes to School untuk mengedukasi para pelajar.
Masyarakat dapat mengakses informasi BMKG di:
Playstore : Info BMKG
Website : www.bmkg.go.id
Facebook : www.bmkg.go.id
Instagram : infobmkg
Twitter : @infobmkg
Berita ini telah perbit pada Portal Informasi Pemkab Nganjuk pada tanggal 3 Juni 2021