Tingkatkan Disiplin dan Kinerja, Desa Blongko Terapkan Presensi Elektronik


 2020-03-11 |  Yesy Agustin

Melayani warga, menjalankan fungsi pemerintahan, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat adalah tugas Kepala Desa dan Perangkat Desa. Tugas tersebut membutuhkan kedisiplinan dari Kepala Desa dan Perangkat Desa. Setiap aparatur Desa diharuskan memiliki disiplin kerja. Disiplin kerja tercermin dari kehadiran kerja di Kantor Desa. Dengan kehadiran kerja yang tertib, maka kinerja atau hasil kerja akan lebih mudah tercapai.

Itulah pemikiran yang melatarbelakangi Gunawan, Kepala Desa Blongko, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, untuk menerapkan presensi elektronik bagi dirinya dan seluruh Perangkat Desa Blongko. "Sejak Januari 2020 kami menerapkan presensi elektronik dan setiap Senin kami melaksanakan apel pagi", ujar Kades Gunawan saat berbincang telepon dengan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nganjuk (Rabu 11/03/2020). "Untuk kedisiplinan kerja", lanjutnya.

Teknisnya, Kades dan Perangkat Desa melakukan presensi dengan alat fingerprint setiap pagi dan sore. Alat akan merekam kehadiran kerja dan dapat dicetak daftar hadir kerja Kades dan Perangkat Desa setiap bulan.

"Presensi elektronik dengan fingerprint di Desa Blongko termasuk yang pertama diberlakukan di Kecamatan Ngetos", kata Kades Gunawan. Perubahan pola presensi ini, diakuinya menimbulkan rasa kaget Perangkat Desa pada awalnya. Namun dengan komunikasi yang baik dan terus menerus memberi pemahaman baik formal maupun informal, Perangkat Desa mampu menerapkan pola ini. "Sedikit demi sedikit pola pikir Perangkat Desa bisa berubah", imbuh Kades.

"Apalagi respon masyarakat dan BPD mendukung inovasi ini", kata Kades Gunawan. Masyarakat mendukung karena pelayanan menjadi tepat waktu. Sedangkan BPD berharap Pemerintah Desa Blongko konsisten menerapkan inovasi presensi elektronik.

Lebih lanjut, Kades Blongko mengatakan menemui kendala dalam menerapkan presensi elektronik. "Terutama terkait koneksi jaringan internet yang belum merata bisa disetiap wilayah Desa Blongko", ujar Kades Gunawan. Kondisi geografi Desa Blongko di wilayah perbukitan/gunung sehingga akses telekomunikasi dan internet sangat terbatas. Padahal internet dan telekomunikasi sangat dibutuhkan masyarakat dan Pemerintah Desa. "Mohon ada dukungan sarpras dan koneksi jaringan untuk mengatasi kendala", harap Kades Gunawan.

Kades Gunawan sangat yakin presensi elektronik akan meningkatkan disiplin dan hasil kerja Perangkat Desa. Dengan begitu, kepercayaan masyarakat akan semakin tinggi kepada Pemerintah Desa Blongko