Bangun SDM Yang Unggul Diskominfo Gelar Short Movie Competition


 2020-11-23 |  Harissudin

Short movie competition atau kompetisi film pendek yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika Nganjuk memasuki babak final. Minggu (22/11/2020).

Kompetisi film pendek yang mengambil tema pencegahan peredaran rokok ilegal adalah kegiatan dari anggaran dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT).

Babak final sekaligus penganugerahan berlangsung di Gedung Wanita Nganjuk. Hadir dalam acara itu Kepala Dinas Kominfo Nganjuk, Slamet Basuki, AP. Hadir pula Kasubsi Layanan Informasi Kantor Bea Cukai Kediri, Hendratno serta Kepala Bidang Statistik dan PIKP Dinas Kominfo Hari Purwanto, ST.

Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Slambas ini mengajak masyarakat memanfaatkan teknologi untuk ikut menyebarluaskan informasi. Utamanya, pencegahan peredaran rokok ilegal. Slambas menyampaikan, tahap awal kompetisi ini adalah kegiatan bimtek untuk peserta dengan materi jurnalistik, multimedia dan cinematografi. Pihaknya menginginkan, kedepannya para peserta ini mampu berwirausaha mandiri di bidang multimedia, sekaligus bisa mendukung publikasi kegiatan pemerintah desa, kelurahan dan kecamatan.

“Peserta yang telah terlatih jurnalistik dan multimedia, dapat mendukung Pemkab Nganjuk  menyebarluaskan konten informasi positif, melalui saluran media komunikasi Pemkab khususnya website Portal Informasi Pemkab Nganjuk (PING) yang menyediakan fitur jurnalisme warga yakni Kabar Warga,” tegas Slambas.

Sementara itu, Kasubsi Layanan Informasi Kantor Bea Cukai Kediri Hendratno, menambahkan melalui kompetisi film pendek ini merupakan sebagaian langkah intensif pemerintah dalam mengedukasi serta sosialisasi pencegahan peredaran rokok ilegal kepada masyarakat. “Saya sangat mengapresiasi langkah dari Diskominfo telah berinovasi bagaimana sosialisasi pencegahan rokok illegal dikemas dengan sangat baik melalui kompetisi film pendek.”

Untuk diketahui, rangkaian short movie competition berlangsung sejak beberapa bulan lalu. Di awali dengan pelatihan jurnalistik, multimedia dan cinematografi bagi para peserta beberapa waktu lalu. Adapun pesertanya adalah perwakilan dari setiap kecamatan.

Peserta wajib membuat dua film pendek. Pertama tentang pencegahan rokok ilegal. Serta film pendek potensi desa. Kemudian dipilih sepuluh besar untuk masuk babak final. Di babak final, film pendek tersebut dinilai langsung oleh dewan juri yang berasal dari dinas kominfo, Bea Cukai Kediri, dan kalangan profesional. Dari sepuluh besar, kemudian dipilih tiga pemenang untuk kategori cukai. Dan satu terbaik kategori potensi desa. Selain itu, dalam kesempatan tersebut juga diserahkan penghargaan bagi pemenang lomba website desa.

 

Juara Short Movie Competition
- Kategori Cukai :
1. Desa Pandantoyo, Kertosono
2. Desa Sonopatik, Berbek.
3. Desa Ngadirejo, Tanjunganom.

Film Terbaik Kategori Potensi Desa :
- Desa Sidokare, Rejoso

Lomba Website Desa :
1. Kel. Mangundikaran, Nganjuk
2. Desa Sidokare, Rejoso
3. Desa Loceret, Loceret
4. Desa Sekarputih, Bagor.
5. Desa Mojoseto, Gondang.

(Hs/Ys)