Tetap Terapkan Protokol Kesehatan, Pemkab Nganjuk Peringati Hari Santri Nasional Secara Virtual


 2020-10-24 |  Harissudin

Untuk mengenang dan melanjutkan semangat perjuangan kaum santri dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa dan negara. Pemerintah Kabupaten Nganjuk gelar malam tasyakuran untuk memperingati Hari Santri Nasional, di Pendopo Pemkab Nganjuk, Sabtu (24/10/2020).

Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, hadir Bupati Nganjuk H. Novi Rahman Hidhayat,S.Sos,MM, K.H. Ahmad Muwafiq, kyai dan para santriwan santriwati se-Kabupaten Nganjuk. Malam puncak tasyakuran Hari Santri Nasional ini juga diikuti 20 Kecamatan secara virtual.

Acara yang digelar mengambil tema” Laskar Santri Nyawiji” di awali dengan drama kolosal pendek yang menggambarkan peran santri dalam memperjuangkan kemerdekaan RI. Drama ini diperagakan langsung oleh seniman-seniman santri.

Dalam sambutannya Bupati Novi mengatakan, setelah melihat drama kolosal tadi kita tahu bagaimana pentingnya santri dalam kemerdekaan.

“hal ini merupakan upaya untuk mewujudkan harapan kepada para santri yang akan menjadi penerus bangsa Indonesia, jaga dan peliharalah NKRI. Sebab, para kiai dan para santri dahulu telah berjuang bersama-sama mendirikan negara Republik Indonesia” Ujar Mas Novi.

“Para santri harus menjadi benteng utama NKRI, menjadi gerakan penguatan kebangsaan dan keislaman, mempunyai spirit nasionalisme dan etos yang tinggi, sehingga bisa berguna bagi umat,”tambahnya.

Beliau juga menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya, karena diselenggarakan dimasa pandemi Covid-19 yang tidak bisa menghadirkan banyak orang.

Harapannya kedepan Covid ini reda, semangat dan geliat ekonomi juga semakin meningkat, tentunya masyarakat kembali normal, oleh karena itu malam hari ini kita adakan doa bersama untuk kebangsaan.

Tasyakuran ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Nganjuk, didampingi para tokoh santri, sebagai simbol syukuran dan selamatan. Acara dilanjutkan dengan pengajian umum yang diberikan oleh K.H. Ahmad Muwafiq atau yang lebih dikenal dengan Gus Muwafiq. (Diskominfo)