Bupati Novi dan Ibu yuni Dorong Peran Keluarga Cegah Pernikahan Dini


 2020-10-10 |  Yesy Agustin

Pemerintah Kabupaten Nganjuk didampingi Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur menggelar Pembinaan Penyiapan Kehidupan Berkeluarga bagi Remaja (PKBR) dan Bhakti Kader Tahun 2020 di Aula Selo Park, Kecamatan Jatikalen, Jumat (09/10/2020).

Kegiatan bertajuk “Cegah pernikahan dini menuju remaja berkualitas”, merupakan Penyiapan Kehidupan Berkeluarga bagi Remaja (PKBR) dengan harapan agar para remaja memahami tentang Kesehatan, tidak menikah dini dan memahami pemenuhan gizi bagi remaja untuk mencegah anak yang mengalami stunting.

Dihadiri Bupati H. Novi Rahman Hidhayat, S.Sos, M.M, Ibu Yuni Sophia Ketua TP PKK Kab.Nganjuk, Kepala Dinas PPKB Kab.Nganjuk Widyasti Sidhartini, Sekretaris Daerah Kab.Nganjuk Drs. Mokhamad Yasin, M.Si, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jatim Drs.Sukaryo Teguh Santoso, M.Pd, Kepala Dinas PMD Haris Jatmiko, S.Pd, Asisten Pemerintahan dan Kesra Samsul Huda, SH,MH, camat jatikalen, Kader Remaja, Penyuluh KB dan kepala desa se kecamatan jatikalen

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan bahwa pernikahan dini menempatkan remaja putri dalam resiko tinggi terhadap kehamilan dini dan kehamilan tidak diinginkan, dengan konsekuensi ancaman kehidupan

“upaya pencegahan pernikahan usia dini ini juga untuk memastikan bahwa penerus bangsa Indonesia adalah generasi yang berkualitas”. ujarnya

“Bicara bonus demografi kalau kita tidak kelola dengan baik justru efeknya akan negatif. Indonesia sangat tergantung dari generasi muda kita, tongkat estafet pembangunan yang akan melanjutkan adalah generasi kita, kita punya tanggungjawab besar untuk menyelamatkan dan memastikan generasi kita adalah generasi yang berkualitas,” tambah Bupati Novi

Mas Novi berpesan kepada para kader agar sebagai penerus harus siap menimba ilmu, karena untuk perkembangan diri yang lebih maju dan bermanfaat.

(diskominfo, foto:humaskabnganjuk)