TEKAN PENULARAN DAN PERCEPAT KESEMBUHAN COVID-19, SATGAS COVID-19 KABUPATEN NGANJUK GELAR RAKOR PERD


 2020-10-12 |  Alfian Sasono

Tingkat kesembuhan pasien COVID-19 di Kabupaten Nganjuk terus meningkat. Namun, masih terjadi penularan COVID-19 di masyarakat. Dua hal ini menjadi fokus perhatian dalam rapat koordinasi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Kabupaten Nganjuk, pada hari Rabu 7 Oktober 2020 di Ruang Rapat Sekda.

 

Rapat perdana Satgas yang dibentuk dengan Keputusan Bupati Nganjuk Nomor 188/188/K/411.012/2020 Tentang Pembentukan Satuan Tugas Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Kabupaten Nganjuk, dibuka Wakil Bupati Nganjuk Kang Marhaen, dan selanjutnya dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk, Drs. Mokhamad Yasin, M.Si, yang dihadiri anggota Satgas dari unsur Pemkab Nganjuk, Polres Nganjuk, Kodim 0810 Nganjuk.

 

Membuka arahan rapat, Wabup Kang Marhaen menyampaikan 2 (dua) fokus utama tugas Satgas. “Dua kunci utama penanganan COVID-19 adalah menurunkan angka penularan dan meningkatkan angka kesembuhan”. Selanjutnya, Kang Marhaen juga mengingatkan bahwa dalam hal penegakan hukum dan kedisplinan terhadap protokol kesehatan harus ada unsur edukasi, artinya kebijakan yang dihasilkan tidak hanya berlaku bagi masyarakat saja tetapi juga kepada para pejabat di lingkup pemerintahan yang ada di Kabupaten Nganjuk. Sebagai pejabat di Pemerintahan harus dapat memberikan contoh kepada masyarakat. “Diharapkan 2 (dua) goal dapat tercapai, penyebaran COVID-19 dapat berkurang dan tingkat kesembuhan semakin naik”, jelas Kang Marhaen.

 

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk sebagai Pimpinan Rapat menegaskan bahwa Satgas Kabupaten yang telah terbentuk harus segera bekerja, antara lain menginstruksikan agar di setiap Kecamatan, Kelurahan, Desa, dan Rukun Tetangga (RT) segera membentuk Satgas Penanganan COVID-19. Ditegaskan pula, Koordinator Bidang Satgas segera menyusun rencana operasi di bidangnya.

 

Dalam rapat terbatas ini, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nganjuk Slamet Basuki, A.P menyampaikan beberapa poin masukan kepada pimpinan rapat, diantaranya: 1). Satgas Kabupaten segera menetapkan Rencana Operasi, agar Bidang-bidang Satgas Kabupaten yang telah terbentuk dapat lebih bersinergi; 2). Setelah Satgas Kecamatan dan Satgas Desa/ Kelurahan terbentuk perlu diadakan rapat konsolidasi online untuk menyampaikan adanya kelembagaan, tugas-tugas dan target-target yang baru; 3). Rumah Singgah Desa/ Kelurahan dihidupkan kembali; 4). Ruang lingkup “Perubahan Perilaku” mengacu pada Perbup dan 21 SE AKB, sehingga perlu merekrut relawan Satgas agar perubahan perilaku berhasil di masyarakat.

Tingkat kesembuhan pasien COVID-19 di Kabupaten Nganjuk terus meningkat. Namun, masih terjadi penularan COVID-19 di masyarakat. Dua hal ini menjadi fokus perhatian dalam rapat koordinasi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Kabupaten Nganjuk, pada hari Rabu 7 Oktober 2020 di Ruang Rapat Sekda.

 

Rapat perdana Satgas yang dibentuk dengan Keputusan Bupati Nganjuk Nomor 188/188/K/411.012/2020 Tentang Pembentukan Satuan Tugas Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Kabupaten Nganjuk, dibuka Wakil Bupati Nganjuk Kang Marhaen, dan selanjutnya dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk, Drs. Mokhamad Yasin, M.Si, yang dihadiri anggota Satgas dari unsur Pemkab Nganjuk, Polres Nganjuk, Kodim 0810 Nganjuk.

 

Membuka arahan rapat, Wabup Kang Marhaen menyampaikan 2 (dua) fokus utama tugas Satgas. “Dua kunci utama penanganan COVID-19 adalah menurunkan angka penularan dan meningkatkan angka kesembuhan”. Selanjutnya, Kang Marhaen juga mengingatkan bahwa dalam hal penegakan hukum dan kedisplinan terhadap protokol kesehatan harus ada unsur edukasi, artinya kebijakan yang dihasilkan tidak hanya berlaku bagi masyarakat saja tetapi juga kepada para pejabat di lingkup pemerintahan yang ada di Kabupaten Nganjuk. Sebagai pejabat di Pemerintahan harus dapat memberikan contoh kepada masyarakat. “Diharapkan 2 (dua) goal dapat tercapai, penyebaran COVID-19 dapat berkurang dan tingkat kesembuhan semakin naik”, jelas Kang Marhaen.

 

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk sebagai Pimpinan Rapat menegaskan bahwa Satgas Kabupaten yang telah terbentuk harus segera bekerja, antara lain menginstruksikan agar di setiap Kecamatan, Kelurahan, Desa, dan Rukun Tetangga (RT) segera membentuk Satgas Penanganan COVID-19. Ditegaskan pula, Koordinator Bidang Satgas segera menyusun rencana operasi di bidangnya.

 

Dalam rapat terbatas ini, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nganjuk Slamet Basuki, A.P menyampaikan beberapa poin masukan kepada pimpinan rapat, diantaranya: 1). Satgas Kabupaten segera menetapkan Rencana Operasi, agar Bidang-bidang Satgas Kabupaten yang telah terbentuk dapat lebih bersinergi; 2). Setelah Satgas Kecamatan dan Satgas Desa/ Kelurahan terbentuk perlu diadakan rapat konsolidasi online untuk menyampaikan adanya kelembagaan, tugas-tugas dan target-target yang baru; 3). Rumah Singgah Desa/ Kelurahan dihidupkan kembali; 4). Ruang lingkup “Perubahan Perilaku” mengacu pada Perbup dan 21 SE AKB, sehingga perlu merekrut relawan Satgas agar perubahan perilaku berhasil di masyarakat.