Tingkatkan Swasembada Pangan, Bupati Novi Launching Kartu Tani di Desa Ngangkatan


 2020-09-29 |  Yesy Agustin

Upaya pemerintah dalam melindungi petani untuk mengamankan pangan Bupati Nganjuk luncurkan Kartu Tani guna meningkatkan kesejahteraan petani, acara digelar di Desa Ngangkatan Kecamatan Rejoso, Senin (28/09/2020)

Kartu Tani merupakan sarana akses layanan perbankan terintegrasi yang berfungsi sebagai simpanan, transaksi, penyaluran pinjaman hingga kartu subsidi (e-wallet). Keunggulan dari Kartu Tani ini antara lain single entry data, proses validasi berjenjang secara online, transparan, multifungsi

Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk Judi Ernanto, S.Pi, MM beserta staf, Asosiasi Distributor Pupuk Kab. Nganjuk Hadi Siswanto, Camat Rejoso Puguh Harnoto, SST, M.Si, Kepala Desa Se- Kecamatan Rejoso, PPL, Poktan dan Gapoktan.

Dalam sambutan Judi Ernanto menjelaskan bahwa dengan memiliki Kartu Tani, petani mendapat kepastian dalam memperoleh pupuk bersubsidi, nantinya para petani dapat menggunakannya dalam membeli pupuk bersubsidi. Keuntungan berikutnya, petani dapat melakukan penjualan hasil panen tanpa perantara. para petani dapat dengan mudah melakukan penjualan secara langsung ke Bulog selaku off taker.

Sementara dalam sambutanya, Bupati Novi  mengatakan bahwa dengan memiliki kartu tani maka petani bisa menggunakannya sebagai tabungan serta kemudahan dalam mendapatkan bantuan sosial maupun subsidi, terutama untuk bidang pertanian

“Sehingga upaya – upaya serius penting dilakukan, salah satunya penggunaan kartu tani yang nantinya akan berfungsi untuk membeli pupuk bersubsidi, kemudahan mengajukan kredit usaha rakyat (KUR), kemudahan mendapatkan bantuan sosial dan bantuan bersubsidi, serta dapat digunakan sebagai tabungan”. Lanjutnya

Dalam arahan Mas Novi juga mengatakan untuk meningkatkan produksi pertanian, tentunya tidak terlepas dari pemenuhan sarana produksi berupa pupuk yang tepat waktu, tepat jenis dan tepat jumlah pada setiap musim tanam.

Beliau juga mendukung petani yang menggunakan sistem pertanian organik, “Selain meningkatkan produksifitas, pertanian organik juga terus diterapkan, maka akan membuat unsur hara dalam tanah lebih bagus”pungkasnya

Bupati Novi berharap kedepannya ada perubahan yang lebih baik yang awalnya subsidi disematkan ke barangnya sekarang subsidi ter-inject di kartu tani dan bisa lebih tepat sasaran, tepat jumlah dan tepat penerima.

Dalam launching kartu tani ini di Kabupaten Nganjuk ada 24.000 penerima yang dibagikan secara bertahap, hari ini di Desa Ngangkatan sebanyak 6.400 penerima. (Diskominfo)