Bantu Perekonomian Masyarakat yang Kena Dampak Covid-19, Pemkab Nganjuk Gelar Pembahasan Bansos JPS


 2020-09-15 |  Yesy Agustin

Pemerintah Kabupaten Nganjuk telah mengambil berbagai langkah untuk membantu perekonomian rakyat yang terkena dampak COVID-19 baik langsung maupun tidak langsung. Langkah tersebut merupakan upaya untuk membantu memulihkan perekonomian masyarakat melalui berbagai kebijakan.

Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Sosial dan PPA menggelar pembahasan bantuan sosial Jejaring Pengaman Sosial (JPS) di Ruang Rapat Roro Kuning, Selasa (15/09/2020).

Dihadiri Sekretaris Daerah Nganjuk Drs. Mokhamad Yasin, MSi, Perwakilan Kejaksaan Negeri Nganjuk, Komisi IV DPRD Nganjuk Edy Santoso, S.Pd, OPD terkait dan Camat se Kabupaten Nganjuk.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Sosial dan PPA Nahfan Tohawi, SH,MH menyampaikan laporan pelaksanaan bantuan sosial akibat pandemi Covid-19 di Kabupaten Nganjuk sebanyak 20.000 jiwa dari 20 kecamatan, 4031 jiwa dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan 2433 jiwa dari Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan UM.

“Jadi total penerima bantuan sosial di Kabupaten Nganjuk sebanyak 26464 jiwa, “ tegas Nahfan Tohawi.

Menurut, Nahfan akan ada lagi bantuan sosial dari Provinsi sebanyak 10.000 jiwa. Untuk mengantisipasi bantuan tersebut tepat sasaran, evaluasi dari tahap satu dan dua dijadikan pedoman dalam pelaksanaan bantuan sosial berikutnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Nganjuk Mokhamad Yasin menyampaikan bahwa pembahasan bantuan sosial pada tahap ketiga ini agar dirinci dan dihitung ulang terkait penerima bansos, agar tepat sasaran.

“ Sehingga pelaksanan bantuan sosial dari Provinsi sebanyak 10000 jiwa, bisa terealisasi dan bisa di laksanakan secara maksimal, “ tegas Mokhamad Yasin.

Sementara itu, Komisi IV DPRD Nganjuk Edy Santoso, berharap kepada seluruh elemen Pemerintah Kabupaten Nganjuk agar bersinegi dan dapat menyalurkan bantuan sosial  tepat sasaran, kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. (Diskominfo)