RS Rujukan Overload, Pemkab Nganjuk Manfaatkan Gedung Mpu Sendok Untuk Rawat Pasien Covid-19


 2020-07-14 |  Harissudin

Jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Nganjuk masih terus meningkat. Hingga per hari Selasa (14/7/2020) kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sudah mencapai 133 pasien.

Akibat peningkatan kasus tersebut, tiga rumah sakit rujukan untuk merawat pasien positif Covid-19 sudah overload. Ketiganya yaitu RSUD Nganjuk, Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk dan RSUD Kertosono.

Oleh karena itu, kini Pemkab Nganjuk sudah memanfaatkan rumah sakit darurat di gedung Mpu Sendok dan merawat 11 pasien positif covid-19 dengan 7 OTG.

Dari data yang dihimpun, RSUD Nganjuk saat ini merawat 41 pasien positif dengan 5 PDP. RSUD Kertosono merawat 10 pasien positif, 12 PDP, 2 ODP dan 6 OTG. Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk merawat 9 pasien positif covid-19 dengan 6 PDP.


“Dengan overloadnya tiga rumah sakit rujukan, yaitu rsud nganjuk, rsud kertosono, dan rs bhayangkara. Kita berharap rumah sakit darurat di gedung mpu sendok bisa maksimal untuk dimanfaatkan untuk penangan Covid-19,” kata Kang Marhaen, sapaan akrab Wakil Bupati Nganjuk, Senin (13/7/2020) petang.

Menurut Kang Marhaen, peningkatan kasus Covid-19 hingga menyebabkan tiga rumah sakit rujukan overload karena banyak warga pulang dari Surabaya paska PSBB Surabaya Raya tidak diperpanjang. Bahkan, klaster pasien terkonfirmasi positif di Nganjuk banyak berasal dari Surabaya.


“Kami berharap masyarakat tetap mematuhi ajuran protokol kesehatan. Karena sampai sekarang kasus penyebaran Covid-19 masih meningkat di nganjuk. Sehingga kesadaran kita semua sangat dibutuhkan untuk bergerak bersama mencegah meningkatnya kasus ini,” ungkap Kang Marhaen.

Sejauh ini data kumulatif di Nganjuk ada 46.953 ODR, 112 ODP, 197 PDP, 2.738 OTG dan 133 terkonfirmasi positif. (Diskominfo)